Selasa 29 Sep 2026 22:08 WIB

Netanyahu dan MBZ Bertemu Diam-Diam, Apa yang Dibicarakan Kedua Sohib Tersebut?

Pertemuan Netanyahu dan MBZ bocor ke publik.

Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan di UEA. Ilustrasi.
Foto: Gemini
Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan di UEA. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI— Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan di UEA. Netanyahu diketahui melakukan kunjungan ke negara tersebut pada Ahad (27/9/206).

Kantor Berita Emirat (WAM), kantor berita resmi UEA, dikutip Aljazeera, pada Senin (28/9/2026) melaporkan bahwa Mohammed bin Zayed dan Netanyahu membahas hubungan bilateral antara UEA dan Israel serta berbagai upaya untuk memperkuat dan mengembangkannya.

Baca Juga

Di sisi lain, Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi bahwa Netanyahu dan istrinya melakukan kunjungan ke UEA pada Ahad atas undangan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Dalam unggahan di akun resmi Perdana Menteri Israel di platform X, disebutkan bahwa kunjungan tersebut berfokus pada penguatan hubungan antara kedua negara serta pembahasan berbagai tantangan regional.

Netanyahu didampingi sejumlah pejabat senior, termasuk Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel, Direktur Mossad, Menteri Pertahanan, dan penasihat kebijakan luar negeri.

Permintaan Netanyahu kepada Mohammed bin Zayed

Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan bahwa dalam kunjungannya ke UEA, Netanyahu meminta Mohammed bin Zayed untuk membantah laporan sebelumnya yang diterbitkan surat kabar tersebut.

Laporan itu menyebut bahwa Presiden UEA pernah memperingatkan Netanyahu melalui percakapan telepon selama 45 menit mengenai kemungkinan serangan Hamas yang akan segera terjadi, sebelum serangan 7 Oktober 2023.

Mengutip sumber-sumber di Abu Dhabi, Haaretz menyebut kedua pemimpin bertemu di bandara.

Berita Lainnya

Rekomendasi