Kamis 14 May 2026 13:24 WIB

Lebih dari 860.000 Jamaah Haji Tiba di Arab Saudi

Sektor haji dan umrah telah mengalami lompatan kualitatif.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Di tengah kekhusukan jamaah melakukan tawaf di sekitar Kabah, sejumlah anak kecil terlihat di area mataf. Jurnalis Republika mengabadikan bagaimana anak-anak itu berada di sekitar mataf pada Kamis (8/5/2025) dan Jumat (8/5/2025). Ada yang mengenakan pakaian ihram atau pakaian biasa. Ada yang digendong oleh ayahnya, ada yang tengah bermain atau sekadar berbincang dengan orang tua. Kehadiran mereka menjadi bumbu pemanis tersendiri. Anak-anak itu adalah generasi Islam di masa depan. Mereka adalah pewaris agama yang mulia ini. Jamaah haji kini mulai memadati Masjidil Haram untuk melakukan umroh jelang puncak musim haji yang diperkirakan akan dimulai pada 5-6 Juni mendatang.
Foto: Teguh Firmansyah/Republika
Di tengah kekhusukan jamaah melakukan tawaf di sekitar Kabah, sejumlah anak kecil terlihat di area mataf. Jurnalis Republika mengabadikan bagaimana anak-anak itu berada di sekitar mataf pada Kamis (8/5/2025) dan Jumat (8/5/2025). Ada yang mengenakan pakaian ihram atau pakaian biasa. Ada yang digendong oleh ayahnya, ada yang tengah bermain atau sekadar berbincang dengan orang tua. Kehadiran mereka menjadi bumbu pemanis tersendiri. Anak-anak itu adalah generasi Islam di masa depan. Mereka adalah pewaris agama yang mulia ini. Jamaah haji kini mulai memadati Masjidil Haram untuk melakukan umroh jelang puncak musim haji yang diperkirakan akan dimulai pada 5-6 Juni mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Hingga Rabu (13/5/2026) lebih dari 860.000 jamaah haji telah tiba di Arab Saudi dari seluruh dunia, menurut Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al-Rabiah.

“Dari jumlah tersebut, sebagian besar, yaitu 820.000, tiba melalui jalur udara, termasuk 240.000 melalui Inisiatif Rute Makkah, sementara 35.000 tiba melalui jalur darat dan 4.000 melalui jalur laut,” kata Al-Rabiah, dikutip dari laman Saudi Gazette, Kamis (14/5/2026)

Baca Juga

Al-Rabiah menyampaikan pernyataan tersebut saat berbicara dalam konferensi pers pemerintah ke-34 di Riyadh pada Rabu.

“Arab Saudi, di bawah kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman, terus mendedikasikan semua sumber daya untuk memastikan para jamaah melaksanakan ibadah mereka dengan mudah dan nyaman,” katanya.

Menjelaskan persiapan haji 2026, Al-Rabiah menyatakan bahwa sektor haji dan umrah telah mengalami lompatan kualitatif melalui implementasi lebih dari 100 inisiatif untuk meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan pengalaman jamaah secara keseluruhan sesuai dengan Visi Saudi 2030.

“Untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendorong persaingan, kementerian telah memungkinkan lebih dari 30 perusahaan untuk menawarkan layanan kepada jamaah dari luar negeri, selain menawarkan layanan pemesanan langsung kepada jamaah dari 126 negara melalui platform digital Nusuk. Sistem ini beroperasi dengan integrasi kelembagaan yang lancar di antara lebih dari 60 entitas pemerintah, diawasi oleh Kantor Manajemen Proyek Haji (PMO Haji) dari Program Pengalaman Jamaah di bawah pengawasan Komite Haji Tertinggi,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement