REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau calon jamaah haji Indonesia di Arab Saudi agar memperbanyak istirahat dan tidak memaksakan diri beribadah secara berlebihan maupun berwisata menjelang puncak pelaksanaan haji.
“Sekali lagi yang perlu dicatat, mungkin ini jadi bahan penting. Jamaah yang di Saudi harus perbanyak istirahat,” kata Dahnil, Selasa (12/5/2026).
Dahnil meminta media turut menyosialisasikan pentingnya menjaga kondisi fisik jamaah selama menjalankan ibadah haji, terutama di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Menurut dia, data pemerintah menunjukkan mayoritas peserta haji yang wafat maupun mengalami serangan panas (heat stroke) justru berasal dari kelompok usia produktif, bukan lanjut usia.
Jamaah berusia 40 hingga 50 tahun cenderung merasa masih kuat sehingga memforsir aktivitas ibadah tanpa memperhatikan kondisi tubuh. Akibatnya, tubuh mereka kelelahan dan memicu munculnya penyakit.
“Yang kena banyak heat stroke itu usia 40-50, karena mereka memaksakan diri,” ujar Dahnil.
View this post on Instagram




