REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau seluruh elemen organisasi agar membudayakan hidup hemat. Dalam Surat Nomor 5/EDR/I.0/2026, PP Muhammadiyah menyebut pentingnya untuk senantiasa menerapkan prinsip efisiensi dalam mengelola anggaran organisasi. Hal ini dilakukan terutama dalam konteks situasi perekonomian nasional dan global saat ini.
Seluruh pimpinan Persyarikatan pada setiap tingkatan diharapkan dapat melakukan langkah-langkah yang mencerminkan budaya hidup hemat dan efisiensi. Surat edaran itu memperinci beberapa di antaranya.
"Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan," demikian petikan surat edaran yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir dan Sekretaris M Sayuti, yang dilihat Republika pada Selasa (5/5/2026).
PP Muhammadiyah juga mengimbau pengurangan acara regional-nasional dan kunjungan langsung yang berbiaya tinggi. Pertemuan yang ada agar dilakukan secara daring jika memang memungkinkan. Selain itu, seluruh unsur organisasi juga diminta melakukan penghematan energi di tiap kantor. Sebagai alternatif, pemanfaatan panel surya untuk menghasilkan arus listrik dapat menjadi opsi.
"Membatasi frekuensi kunjungan ke luar negeri, khususnya untuk kegiatan yang tidak bersifat prioritas," demikian kutipan surat itu.




