Senin 04 May 2026 10:31 WIB

Saudi Gunakan Sensor Pintar untuk Atur Pergerakan Jamaah Haji di Mina

Kartu Nusuk didistribusikan di negara asal jamaah sebelum keberangkatan.

Jamaah haji Indonesia memadati area mabit di Muzdalifah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). Setelah mabit di Muzdalifah, jamaah haji melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melempar jumrah Aqabah.
Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Jamaah haji Indonesia memadati area mabit di Muzdalifah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). Setelah mabit di Muzdalifah, jamaah haji melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melempar jumrah Aqabah.

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperkenalkan sistem sensor pintar di Mina yang terhubung dengan kartu Nusuk untuk mengatur pergerakan jamaah haji secara seketika, Saudi Press Agency melaporkan, Sabtu (2/5/2026).

Inovasi ini menjadi integrasi teknologi pertama yang bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan kerumunan, memperlancar pergerakan antar lokasi, serta memberikan analisis akurat bagi pengambil keputusan selama musim Haji 1447 Hijriah.

Baca Juga

Sebagai alat utama, kartu Nusuk yang tersedia dalam format digital dan cetak memungkinkan verifikasi identitas serta akses yang lebih lancar ke lokasi-lokasi suci dan Masjidil Haram.

Dengan menghubungkan kartu Nusuk ke platform izin terpadu, kementerian mempercepat waktu respons dan meningkatkan layanan. Di lapangan, sistem tersebut membantu petugas mengidentifikasi data jamaah secara akurat, mengurangi risiko jamaah tersesat, serta memastikan akses yang tertib ke tenda dan transportasi.

Untuk mendukung persiapan awal, kartu Nusuk telah didistribusikan di negara asal jamaah sebelum keberangkatan. Jamaah haji diwajibkan untuk membawa dan mengaktifkan kartu Nusuk saat akan memasuki Makkah, lokasi suci, dan Masjid Nabawi, termasuk Al-Rawdah Al-Sharifah.

Sistem digital ini dikembangkan setelah keberhasilan musim Haji sebelumnya, yang mendistribusikan lebih dari 1,6 juta kartu kepada jamaah dan 90.000 kepada petugas.

photo
Sejumlah bus yang membawa jamaah haji Indonesia melintas menuju Makkah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Selasa (18/6/2024). Jamaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Makkah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. - (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement