Senin 20 Apr 2026 14:56 WIB

Prinsip Dagang Nabi Muhammad Buat Para Pelanggan tidak Pernah Mengeluh

Nabi Muhammad adalah seorang pedagang profesional.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Nabi Muhammad (ilustrasi)
Foto: republika
Nabi Muhammad (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Di tengah hiruk-pikuk pasar tradisional yang sering diwarnai pertengkaran, Nabi Muhammad SAW muncul dengan standar pelayanan yang revolusioner. Melalui prinsip kejujuran ekstrem, beliau memastikan tidak ada satu pun pelanggan yang mengeluh, karena setiap sengketa dagang selalu diselesaikan secara adil dan damai, sehingga pembeli bebas dari rasa khawatir akan praktik penipuan. Artinya, bertransaksi dengan Nabi Muhammad SAW berarti mendapatkan jaminan ketenangan batin.

Afzalurrahrnan dalam buku Nabi Muhammad Sebagai Seorang Pedagang menerangkan, fakta-fakta tidak meninggalkan keraguan apapun di benak kita bahwa Nabi Muhammad adalah seorang pedagang profesional. Tetapi, beliau seorang pedagang yang berbeda dibanding kebanyakan pedagang lainnya.

Baca Juga

Nabi Muhammad SAW mengambil pekerjaan dagang sekadar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, bukan untuk menjadi seorang jutawan, sebab beliau tidak pernah memperlihatkan kecintaan yang sangat besar terhadap harta kekayaan.

Karena berdagang ini merupakan satu-satunya pekerjaan mulia yang tersedia bagi beliau pada waktu itu, maka beliau melibatkan diri di dalamnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apapun yang beliau hasilkan hanya cukup sekadar menunjang kehidupannya.

Kejujuran dalam Bertransaksi

Betapapun kecilnya urusan dagang yang pernah Nabi Muhammad SAW lakukan selama remaja, beliau melakukannya dengan segala kejujuran dan keadilan, serta tidak pernah memberikan kesempatan bagi para pelanggannya untuk mengeluh. Beliau selalu menepati janji serta mengantar barang-barang yang kualitasnya telah disepakati oleh kedua belah pihak tepat pada waktunya.

Tidak ada tawar-menawar dan pertengkaran antara Nabi Muhammad SAW dan para pelanggannya, sebagaimana sering disaksikan pada waktu itu di pasar-pasar tradisional. Segala permasalahan antara Nabi Muhammad dan para pembeli atau penjual selalu diselesaikan dengan damai dan adil, tanpa ada kekhawatiran akan terjadi unsur-unsur penipuan di pihaknya.

photo
Infografis Keistimewaan Rasulullah - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement