Jumat 11 Sep 2026 17:34 WIB

Kafilah dari Berbagai Daerah Berdatangan ke MTQ Nasional di Semarang

MTQ Nasional tak semata menjadi arena perlombaan, tetapi juga mempererat ukhuwah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026, yang akan berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026.
Foto: Humas Pemprov Jateng
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026, yang akan berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Kafilah dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan ke Kota Semarang, Jawa Tengah untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI, 11-20 September 2026.

Baca Juga

"Alhamdulillah, hari ini kita sudah menerima sebanyak 847 peserta dan official yang masuk ke Jawa Tengah," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Kamis(10/9/2026) malam, saat menyambut kedatangan Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau yang mendampingi kafilah, di Stasiun Tawang, Kota Semarang.

Kafilah Papua Barat Daya telah tiba lebih dahulu, sedangkan gubernur, ketua DPR, dan sekretaris daerah provinsi tersebut dijadwalkan menyusul pada Jumat (11/9/2026).

Hingga Kamis, sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi telah tiba, dan sebanyak 13 arena juga telah disiapkan untuk pelaksanaan perlombaan dan kegiatan pendukung. Suasana penyambutan berlangsung hangat. Setelah tiba, Taj Yasin dan Ahmad duduk berdampingan di ruang VIP Stasiun Tawang.

Percakapan keduanya berlangsung cair, menggunakan beberapa bahasa secara bergantian, mulai bahasa Indonesia, Jawa, hingga Arab, sesekali diselingi senyum dan tawa.

Kedekatan semakin terbangun ketika Ahmad menceritakan dirinya pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir. Ia juga memiliki ikatan personal dengan Jateng karena istrinya, Ida Priyanti Nausrau, berasal dari Kabupaten Cilacap, Jateng.

Dalam bahasa Jawa, Ahmad menyebut kedatangannya kali ini tidak hanya untuk mendampingi kafilah Papua Barat Daya dalam MTQ Nasional, tetapi juga seperti pulang kampung.

"Kula niki mulih. Lha bojoku wong Jawi, Cilacap. Sing jelas, iki boten melu MTQ mawon, tapi sekaligus mulih," ujar dia.

photo
Peserta asal Bangladesh Hamimul Islam melantunkan ayat suci Al Quran saat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Ke-IV 2025 di Jakarta, Kamis (30/1/2025). MTQ Internasional yang diikuti oleh 60 peserta dari 38 negara itu diselenggarakan dengan dua cabang lomba utama yakni Tahfidz Al Quran dan Tilawah Al Quran. MTQ Internasional ke-4 mengusung tema Al-Quran, Environment, and Humanity for Global Harmony, yang menitikberatkan pada peran Al Quran dalam menjaga lingkungan, membangun nilai kemanusiaan, serta menciptakan harmoni global. - (Republika/Prayogi)

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi