REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) meminta kepada para petugas haji yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara untuk memberikan kesan pertama yang baik serta menghadirkan rasa tenang bagi jamaah calon haji Indonesia yang baru mendarat di Arab Saudi.
“Petugas bandara harus memberikan kesan pertama terbaik, melayani dengan ramah sehingga jamaah merasa tenang karena melihat kehadiran petugas dari Indonesia,” ujar Kepala Daker Bandara Abdul Basyir dalam keterangannya di Jakarta, Senin(20/4/2026).
Basyir mengatakan, jelang kedatangan jamaah, seluruh petugas baik dari unsur PPIH Arab Saudi maupun tenaga pendukung, termasuk petugas mukimin dan mahasiswa, diharapkan memahami tugas dan fungsi masing-masing.
Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar petugas mampu menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan serta memiliki gambaran tugas yang lebih jelas saat melayani jamaah. Selain itu, pihaknya mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku di area bandara Arab Saudi yang merupakan kawasan terbatas (restricted area).
“Prinsipnya patuh pada aturan setempat. Hal-hal yang dilarang, seperti pengambilan foto di area tertentu, sebaiknya tidak dilakukan,”kata dia.
Dalam hal pelayanan, ia menekankan pentingnya respons cepat dengan mengutamakan kondisi jamaah, terutama bagi mereka yang membutuhkan istirahat setelah perjalanan panjang.“Jika jamaah dalam kondisi lelah, segera difasilitasi untuk beristirahat agar tidak mengganggu kondisi fisiknya,”kata dia.




