Jumat 17 Apr 2026 08:34 WIB

Fast Track Kini Dinikmati Jamaah Haji yang Berangkat dari Makassar

Dengan fast track, pemeriksaan paspor hingga stempel visa dilakukan di embarkasi

Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memberikan keterangan usai bertemu dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Foto: Bayu Adji Prihammanda/Republika
Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memberikan keterangan usai bertemu dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) untuk mempermudah jamaah calon haji melewati pemeriksaan keimigrasian saat berangkat ke Tanah Suci.

“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat menggelar pertemuan dengan jajaran Kemenhaj di Jakarta, Rabu.

Penerapan sistem fast track ini memungkinkan seluruh proses verifikasi keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, biometrik, dan stempel visa, dilakukan lebih awal di embarkasi pemberangkatan atau di Tanah Air.

Dengan proses tersebut, jamaah yang baru tiba di Arab Saudi bisa langsung naik bus menuju penginapan tanpa harus melalui pemeriksaan keimigrasian di bandara.

Fast Track di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) ini menambah layanan Mecca Route yang sebelumnya telah ada di Bandara Soekarno Hatta Tangerang (CKG), Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC), dan Bandara Juanda Surabaya (SUB)

“Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar,” ujar Agus.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji telah siap sepenuhnya dan tinggal menunggu proses pemberangkatan awal jamaah pada 22 April 2026.

Menhaj memastikan visa jamaah calon haji telah terbit dan Kartu Nusuk telah tiba di Indonesia. Kartu Nusuk ini akan dibagikan kepada jamaah calon haji di embarkasi masing-masing.

“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujar Menhaj.

photo
Koper milik salah satu calon jamaah haji kloter pertama sebelum berangkat ke Madinah di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (12/5/2024) dini hari. Sebanyak 8.700 orang jamaah haji gelombang pertama dari 22 kloter akan diterbangkan ke Madinah untuk melaksanakan ibadah haji. Pada kesempatannya Menag RI Yaqut Cholil Qoumas ikut melepas keberangkatan jamaah haji di Bandara Soekarno Hatta. Selain itu, Gus Men, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi layanan fast track yang difasilitasi Pemerintah Arab Saudi dalam memudahkan jamaah sehingga proses pemeriksaan dokumen jamaah haji oleh keimigrasian Pemerintah Arab Saudi dapat dlakukan di bandara Soekarno Hatta sebagai upaya untuk menghemat proses keimigrasian jamaah saat tiba di Bandara tujuan. Untuk diketahui, Jumlah jamaah haji lansia tahun 2024 ini sebanyak 41.000 orang. - (Republika/Thoudy Badai)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement