Kamis 26 Mar 2026 21:05 WIB

Festival Ketupat Sumenep, Cara Lestarikan Tradisi Lebaran

Ratusan peserta ikut lomba anyaman dan kuliner ketupat.

 Perempuan menjual wadah tradisional anyaman daun kelapa untuk ketupat.
Foto: EPA-EFE/HOTLI SIMANJUNTAK
Perempuan menjual wadah tradisional anyaman daun kelapa untuk ketupat.

REPUBLIKA.CO.ID, SUMENEP -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, berupaya melestarikan tradisi Lebaran melalui Festival Ketupat pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sumenep Faruk Hanafi mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga upaya menjaga warisan budaya agar tetap lestari.

Baca Juga

“Selain mempererat silaturahim, kegiatan ini juga bertujuan menjaga nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah tumbuh di masyarakat,” kata Faruk saat memantau kegiatan di Pantai Lombang, Kamis (26/3/2026).

Ratusan peserta turut memeriahkan festival dengan membuat berbagai jenis ketupat khas daerah. Beberapa di antaranya, yakni topa’ sangoh (ketupat bekal), topa’ toju’ (ketupat duduk), topa’ kope’ (berbentuk ikan), serta topa’ jharan (berbentuk kuda).

Peserta yang sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement