Kamis 26 Mar 2026 23:16 WIB

Ternyata Sikap Yahudi yang Suka Merampas Tanah Orang Lain Juga Pernah Terjadi Masa Rasulullah SAW

Yahudi mempunyai doktrin tentang tanah yang dijanjikan untuk mereka

Para penganut Yahudi di Tembok Ratapan (ilustrasi)
Foto: abc.net.au
Para penganut Yahudi di Tembok Ratapan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nabi Muhammad SAW ketika hijrah dan tiba di Madinah, secara umum menghadapi tiga kelompok manusia. Rasulullah SAW juga harus menghadapi berbagai problem yang berbeda ketika menghadapi masing-masing kelompok.

Di antara kelompok yang dihadapi Nabi Muhammad SAW, pertama adalah para sahabat yang suci, mulia dan baik.

Baca Juga

Kedua, orang-orang musyrik yang sama sekali tidak mau beriman kepada Allah dan Rasul-Nya yang berasal dari berbagai kabilah di Madinah. Ketiga, orang-orang Yahudi yang menaruh kebencian kepada orang Arab.

Dikutip dari Sirah Nabawiyah yang ditulis Syekh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dijelaskan cara pandang orang Yahudi kepada bangsa Arab.

Dikisahkan, orang-orang Yahudi ketika mendapat tekanan dari bangsa Asyur dan Romawi, mereka berpihak kepada orang-orang Hijaz, walaupun sebenarnya mereka adalah orang-orang Ibrani.

Namun setelah bergabung dengan orang-orang Hijaz, mereka hidup dengan ala Arab, berbahasa Arab dan mengenakan pakaian Arab pada umumnya, sehingga nama kabilah dan nama-nama mereka juga menggunakan nama Arab, serta mereka pun kawin dengan orang-orang Arab.

Meski Yahudi membaur dengan orang Arab, mereka tetap menjaga fanatisme jenis mereka sebagai orang-orang Yahudi dan tidak menyatu dengan bangsa Arab secara total.

Bahkan mereka masih membanggakan diri sebagai bangsa Yahudi dan masih sempat melecehkan bangsa Arab, dengan menyebut bangsa Arab sebagai orang-orang Ummiyyin, alias orang-orang jalang dan buas, buta huruf, hina, dan terbelakang.

photo
Infografis Tujuh Tabiat Buruk Kaum Yahudi (ilustrasi) - (Dok Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement