Rabu 11 Mar 2026 15:05 WIB

Ramadhan di Masjidil Haram, Ada Program Kajian dan Tajwid Alquran untuk Peserta Itikaf

Peserta itikaf dapat memperdalam hafalan sekaligus memperbaiki bacaan Alquran.

Sejumlah umat muslim bertadarus Alquran di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.
Foto: ANTARA FOTO
Sejumlah umat muslim bertadarus Alquran di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Kepresidenan Urusan Agama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan program intensif pengkajian Alquran dan koreksi bacaan bagi para peserta itikaf di Masjidil Haram.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program pendidikan dan peningkatan kesadaran yang ditawarkan kepresidenan selama bulan suci Ramadhan. Program tersebut bertujuan memperkuat hubungan para pengunjung dengan Alquran.

Baca Juga

Dilansir di Saudi Gazette, Senin (9/3/2026), program ini memungkinkan para peserta itikaf untuk mengulas hafalan Alquran mereka dan mengoreksi bacaan sesuai dengan aturan tajwid di bawah pengawasan instruktur Alquran yang ahli.

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan suasana spiritual dan keilmuan di dalam Masjidil Haram selama musim itikaf. Kepresidenan mengundang mereka yang ingin berpartisipasi dalam program ini untuk mendaftar secara daring.

Ditambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari paket program pendidikan dan Alquran yang lebih luas yang dirancang untuk melayani para pengunjung Dua Masjid Suci serta memperkaya pengalaman spiritual dan pembelajaran mereka selama Ramadhan.

Otoritas Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah telah mengerahkan seluruh sumber daya dan kemampuan mereka untuk menghadapi lonjakan besar jamaah umrah. Terutama, pada saat 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement