REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Arab Saudi sedang mengerahkan salah satu sistem transportasi berkapasitas tertinggi di dunia untuk musim haji 2026. Kereta Metro Al-Mashaaer bersiap mengangkut lebih dari 2 juta jamaah antara Mina, Muzdalifah, dan Arafat.
Inti dari operasi ini adalah Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah yang dioperasikan oleh Saudi Arabia Railways. Sistem tersebut bersiap mengangkut lebih dari dua juta penumpang selama musim haji melalui salah satu sistem transportasi berkapasitas tertinggi di dunia.
Metro listrik sepenuhnya ini menghubungkan tempat-tempat suci Mina, Muzdalifah, dan Arafat, mengurangi kemacetan dan waktu perjalanan selama periode puncak haji sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan dan infrastruktur Arab Saudi yang lebih luas di bawah Visi 2030.
View this post on Instagram
Jalur kereta api sepanjang 18 kilometer ini mencakup sembilan stasiun yang tersebar di seluruh tempat suci dan dapat mengangkut sekitar 72.000 penumpang per jam. Armada tersebut terdiri atas 17 kereta yang masing-masing mampu mengangkut hingga 3.000 penumpang.
SPA melaporkan sistem ini telah membantu menghilangkan sekitar 50.000 perjalanan bus setiap tahun di area tempat suci, mengurangi tekanan lalu lintas, dan menekan emisi karbon melalui penggunaan transportasi bertenaga listrik.
Metro yang mulai beroperasi pada 2010 itu dapat melaju hingga 80 kilometer per jam, dengan waktu tempuh antara Arafat dan Mina sekitar 20 menit, dikutip dari laman Arab News, Ahad (24/5/2026).