Selasa 10 Mar 2026 20:03 WIB

Amerika Diklaim Tahu Produk tanpa Label Halal tidak akan Laku di Indonesia

Isu masuknya produk luar negeri tanpa label halal kembali menjadi perhatian.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Foto ilustrasi: Logo halal terlihat di salah satu tempat makan di Gelaran ISEF 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10/2025)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Foto ilustrasi: Logo halal terlihat di salah satu tempat makan di Gelaran ISEF 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10/2025)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menjelang diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal, isu masuknya produk luar negeri tanpa label halal kembali menjadi perhatian. Namun, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa negara besar seperti Amerika Serikat (AS) tentu memahami pentingnya label halal jika ingin produknya diterima oleh pasar Indonesia yang mayoritas Muslim.

Babe Hikal mengatakan bahwa AS negara besar dan tidak bodoh. AS pasti mau produknya masuk ke Indonesia dengan label halal.

Baca Juga

"Ia (Amerika Serikat) tahu kalau tidak halal, tidak ada yang beli (produknya)," kata Babe Haikal, Senin (9/3/2026).

Babe Haikal mengatakan, benarkah produk AS bebas masuk ke Indonesia tanpa label halal. Faktanya ada lembaga halal di AS yang memproses dan ada lembaga halal di Indonesia yang memproses. Sebab halal sudah menjadi tren, dan trennya sekarang transparansi, traceability dan trustability.

"Ketinggalan zaman kalau tidak halal hari ini, ketinggalan zaman kalau tidak jelas bahan bakunya (produknya) hari ini, sekarang era keterbukaan," ujar Babe Haikal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement