Sabtu 07 Mar 2026 22:30 WIB

Ramadhan tak Surutkan Minat Belajar, 150.703 Orang Ikut Diklat Kemenag

Pelatihan bidang pendidikan menjadi yang paling diminati.

Rep: Muhyiddin/ Red: Satria K Yudha
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag Mastuki
Foto: Kemenag
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag Mastuki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Minat masyarakat mengikuti pelatihan Kementerian Agama tetap tinggi selama bulan Ramadhan. Sebanyak 150.703 orang tercatat mendaftar dalam program pelatihan melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar.

Peserta mengikuti berbagai pelatihan yang mencakup bidang operasional dan fungsional Kementerian Agama. Program tersebut terbuka bagi aparatur sipil negara maupun masyarakat umum.

Baca Juga

Berdasarkan data Kemenag, pelatihan bidang pendidikan menjadi yang paling diminati dengan 112.725 pendaftar. Disusul pelatihan administrasi sebanyak 30.306 peserta dan pelatihan keagamaan yang diikuti 7.672 peserta.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag Mastuki mengapresiasi tingginya antusiasme peserta mengikuti pelatihan di tengah bulan Ramadhan.

“Angka 150.703 ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Ini adalah potret nyata dedikasi dan komitmen SDM kita untuk terus tumbuh. Di tengah kekhusyukan Ramadan, semangat untuk belajar tidak luntur. Kami melihat ini sebagai langkah konkret menuju transformasi birokrasi yang lebih profesional,” kata Mastuki, Jumat (6/3/2026).

Mastuki menjelaskan akses pembelajaran melalui MOOC Pintar dirancang agar masyarakat dapat mengikuti pelatihan secara fleksibel. Materi pelatihan dapat diakses kapan saja dan dari berbagai lokasi.

Menurut Mastuki, pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan momentum Ramadhan ini bukan hanya sebagai peningkatan spiritual, tetapi juga peningkatan kompetensi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” kata Mastuki.

Platform MOOC Pintar merupakan inovasi digital Kemenag yang memungkinkan masyarakat mengikuti pelatihan secara mandiri dan daring. Tingginya jumlah pendaftar pada periode Maret ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan keagamaan.

“Bagi peserta yang sudah terdaftar, diharapkan segera mengakses materi dan menyelesaikan kuis serta evaluasi yang tersedia di platform untuk mendapatkan sertifikat kompetensi resmi,” kata Mastuki.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement