Sabtu 07 Mar 2026 09:14 WIB

Turun dari Helikopter, Tentara IDF Disergap; Putra Menteri Israel Terluka Parah di Lebanon Selatan

Putera Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dilaporkan terluka parah.

Tentara Israel (Ilustrasi).
Foto: IDF via Reuters
Tentara Israel (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT — Helikopter tempur Israel mencoba menembus langit Lebanon Timur di dekat kota Nabi Sheet, pada Jumat dini (6/3/2026) hari. Rencana pendaratan kilat zionis berubah menjadi mimpi buruk ketika milisi kelompok perlawanan Lebanon, Hizbullah, berhasil menjebak mereka dalam sebuah penyergapan mematikan lewat pertempuran jarak dekat yang sengit.

Koresponden Al Mayadeen melaporkan pemandangan yang terjadi di pegunungan Suriah, yang berbatasan dengan Lebanon Timur tersebut. Tiga helikopter Israel terlihat mendarat di dataran tinggi di bawah hujan tembakan senapan mesin berat dan artileri anti-pesawat.

Baca Juga

Untuk menyelamatkan pasukannya yang terjepit di Nabi Sheet, angkatan udara Israel terpaksa menciptakan "sabuk api" (fire belts) melalui serangan udara intensif sebagai payung pelindung bagi manuver penarikan mundur pasukan mereka.

photo
Helikopter Israel terjungkal - (X)
 
Di Lebanon Selatan, kota Khiam menjadi saksi pertempuran paling serius dalam sepekan terakhir. Pasukan elit Hizbullah, Pasukan Radwan, dilaporkan berhasil memukul mundur inkursi darat Israel.

Dengan menggunakan kombinasi alat peledak improvisasi (IED) dan rudal anti-tank Kornet, mereka menghujani barisan kendaraan tempur Israel.

Media Israel menggambarkan situasi di Khiam sebagai kondisi yang "sangat kritis". Militer Israel dilaporkan kesulitan mengevakuasi unit pasukan khusus mereka yang terkepung di area tersebut.

Di tengah kekacauan itu, IDF mengakui sedikitnya delapan tentara terluka parah, termasuk putra Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang bertugas di Brigade Givati.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement