Sabtu 07 Mar 2026 06:05 WIB

Nuzulul Quran 17 Ramadhan: Bagaimana Proses Turunnya Alquran?

Nuzulul Quran menjadi momentum umat Islam mendekatkan diri kepada Alquran.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Nuzulul Quran, malam diturunkannya Alquran. Momentum ini penting menjadi evaluasi kita seberapa dekat berinteraksi dengan Alquran.
Foto: Republika
Nuzulul Quran, malam diturunkannya Alquran. Momentum ini penting menjadi evaluasi kita seberapa dekat berinteraksi dengan Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Umat Islam di seluruh dunia memperingati salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, yakni Nuzulul Quran, momen turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun ini, peringatan Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadhan 1447 Hijriyah bertepatan dengan Sabtu (7/3/2026), sehingga umat Islam dapat menghidupkan malam peringatannya sejak Jumat (6/3/2026) malam.

Baca Juga

Peristiwa Nuzulul Quran menandai awal diturunkannya Alquran sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Wahyu pertama turun kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau berkhalwat di Gua Hira melalui perantaraan Malaikat Jibril.

Wahyu pertama tersebut termaktub dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1–5 yang dimulai dengan perintah membaca: “Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq.” Ayat ini menjadi penanda dimulainya risalah kenabian sekaligus menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam.

Tahap Turunnya Alquran

Para ulama menjelaskan Alquran diturunkan dalam dua tahap. Pertama, sebagian ulama berpendapat seluruh Alquran diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuz ke Baitul Izzah (langit dunia) pada malam Lailatul Qadar.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement