REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN—Di saat perhatian dunia tertuju pada perang Amerika-Israel terhadap Iran dan tujuan-tujuan yang diumumkan, laporan internasional tentang biaya mahal dari operasi militer ini semakin meningkat.
Dalam konteks ini, seorang pejabat Kongres AS, Kamis (5/3/2026, mengungkapkan perkiraan awal biaya perang yang sedang berlangsung melawan Iran, menurut Departemen Perang AS (Pentagon), mencapai satu miliar dolar per hari, menurut laporan surat kabar The Atlantic dikutip kembali dari Aljazeera, Jumat (6/3/2026).
Biaya konfrontasi ini melebihi sekadar harga bom, karena mencerminkan pengeluaran besar yang dimulai bahkan sebelum peluncuran rudal pertama.
Meskipun skala penuh biaya perang terhadap Iran masih belum jelas, perkiraan menunjukkan bahwa biayanya sangat besar.
Komando Pusat AS mengatakan pada hari Senin bahwa militer telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran dalam 48 jam pertama sejak dimulainya serangan, dan menerbitkan daftar yang mencakup lebih dari 20 aset militer dan sistem persenjataan yang berbeda yang telah digunakan sejauh ini.
Operasi ini kemungkinan telah menambah jutaan dolar ke biaya perang hanya dalam beberapa hari terakhir, karena biaya produksi dan pengoperasian aset-aset ini berkisar antara 35 ribu hingga jutaan dolar.
Keruntuhan finansial
Menurut laporan yang diterbitkan oleh surat kabar internasional, tanda-tanda keruntuhan finansial mulai terlihat, karena biaya pengoperasian dua kapal induk di wilayah tersebut mencapai sekitar 13 juta dolar per hari.
Lihat postingan ini di Instagram




