Kamis 05 Mar 2026 16:37 WIB

Hizbullah Ledakkan Merkava Zionis Israel, Sekjen: Kesabaran Kami Ada Batasnya

Hizbullah tegaskan siap mendukung Iran.

Pemimpin Hizbullah Sheikh Naim Qassem berbicara di Beirut, Lebanon, 13 Oktober 2023.
Foto: REUTERS/Zohra Bensemra
Pemimpin Hizbullah Sheikh Naim Qassem berbicara di Beirut, Lebanon, 13 Oktober 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem mengatakan pada Rabu (4/3/2026) malam bahwa partainya meluncurkan rudal ke Israel sebulan setelah berlakunya 15 tanggapan atas pelanggarannya di Lebanon selama gencatan senjata pada akhir November lalu.

Qassem menambahkan, dalam pidato yang direkam, bahwa kesabaran partainya memiliki batas, dan bahwa pelanggaran musuh Israel telah menjadi sangat besar.

Baca Juga

Dia melanjutkan, Hizbullah mematuhi perjanjian gencatan senjata dan tidak membalas serangan berulang Israel agar tidak dituduh menghalangi diplomasi, sementara Israel tidak mematuhi ketentuan perjanjian tersebut.

Sekretaris Jenderal partai itu berbicara tentang dampak serangan Israel terbaru terhadap Lebanon. Warga di 500 desa dan kota terpaksa mengungsi serta menghancurkan properti.

Dia menyebutkan Israel telah membunuh 85 orang dan melakukan lebih dari 10 ribu pelanggaran sejak penandatanganan perjanjian gencatan senjata.

Qassem menegaskan, perlawanan adalah hak yang sah selama pendudukan Israel terus berlanjut.

Dia juga menyatakan partai mempunyai tugas menghentikan jalur berbahaya ini dengan terus-menerus melakukan agresi Israel-Amerika.

Qassem menggambarkan, “Israel sebagai ancaman eksistensial buat kita, rakyat kita, tanah air kita, dan seluruh kawasan," kata dia dikutip dari Aljazeera, Kamis (5/3/2026). 

Dia menambahkan, masalahnya bukan pada senjata Hizbullah, melainkan pendudukan dan pelanggaran terus-menerus terhadap kedaulatan Lebanon.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement