Kamis 05 Mar 2026 06:35 WIB

Buya Yahya: Hari Ini Bukan Waktunya Bicara Suni-Syiah

Selama berjuang membela Palestina maka siapapun mereka harus didukung.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: A.Syalaby Ichsan
Buya Yahya
Foto: Republika TV
Buya Yahya

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON — Ulama kharismatik asal Cirebon, Jawa Barat (Jabar) KH Yahya Zainul Ma’rif, atau yang akrab disapa Buya Yahya mengatakan, tak tepat selalu membahas tentang Suni-Syiah dalam perjuangan bersama membela Palestina.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah ini mengungkapkan, Republik Islam Iran terbukti selama ini tampil paling depan membela Palestina. Mereka pun sedang berperang dengan penjajah Zionis Israel-Amerika Serikat (AS) sehingga patut untuk dibela dan didukung.

Baca Juga

“Hari ini, bukan waktunya kita bicara itu (Suni-Syiah),” kata Buya Yahya seperti dikutip dari laman resmi media sosial (medsos) Instagram miliknya, buyayahya_albahjah, Kamis (5/3/2026).

Pernyataan Buya Yahya itu, menyangkut soal pertanyaan tentang, ‘Mendukung Iran Menyerang Israel Apakah Boleh?’.

photo
Warga berdoa untuk almarhum pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei saat mengikuti majelis tahlil di Islamic Cultural Center, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Majelis tahlil yang dilaksanakan selama tujuh hari tersebut untuk mendoakan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan Israel-Amerika Serikat. - (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Buya Yahya menegaskan, siapapun orangnya, dari negara manapun asalnya, selama memiliki misi perjuangan untuk membela Palestina dari penjajahan Zionis Israel harus didukung dan dibela.

“Apakah nanti muncul orang dari Iran, atau nanti muncul dari Inggris, atau mungkin dari China. Selagi untuk menghancurkan kezaliman kepada kemanusian, mereka adalah pejuang dunia,” ujar Buya Yahya.

Dia menyampaikan, umat manusia jangan sampai terlambat meyakini bahwa Zionis Israel adalah musuh peradaban manusia saat ini. Mereka bukan cuma musuh bagi umat beragama Islam, tetapi musuh bersama seluruh manusia saat ini. “Kita sudah terlambat bersama-sama meyakini bahwa Israel adalah musuh kita bersama. Dan dia (Israel) telah menodai kemanusian,” ujar Buya Yahya.

photo
Warga Iran menangis saat berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei tewas dalam serangan udara militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). - (EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement