Senin 23 Feb 2026 15:32 WIB

Cara Membaca Alquran Bagi Wanita Haid

Ada ketentuan khusus untuk wanita haid yang ingin tetap mengaji Alquran.

ILUSTRASI Alquran
Foto: pxhere
ILUSTRASI Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alquran adalah pedoman bagi umat yang beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Dalam surah al-Ankabut ayat ke-45, Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk membaca kitab suci tersebut.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ

Baca Juga

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat.”

Begitupun ketika wanita haid diperbolehkan untuk membaca Alquran. Terasa sangat menyayangkan jika wanita haid tidak membaca Alquran karena aturan. Karena sebagian orang masih berkeyakinan bahwa membawa Alquran saat haid itu tidak boleh.

Maka, solusi untuk wanita haid ketika ingin membaca Alquran bisa dilakukan dengan beberapa cara. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Tetap membaca Alquran dengan menggunakan pembatas seperti kain. Artinya, tidak menyentuh secara langsung.

Hal ini dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz dalam Majmu Fatawa Ibnu Baz, ia mengatakan bahwa diperbolehkan bagi wanita haid membaca Alquran menurut pendapat ulama yang kuat. Maka, seharusnya setiap wanita haid yang hendak membaca Alquran menggunakan kain yang suci seperti sarung tangan.

Menggunakan Alquran yang terdapat terjemahan atau disebut kitab tafsir Alquran. Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ mengatakan jika kitab tafsir tersebut lebih banyak kajian tafsirnya daripada ayat Alquran sebagaimana umumnya kitab tafsir semacam itu, maka di sini ada beberapa pendapat ulama. Namun yang lebih tepat, kitab tafsir semacam itu tidak mengapa disentuh karena tidak disebut mushaf.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement