Jumat 13 Feb 2026 11:00 WIB

Amerika Serikat Selundupkan Ribuan Perangkat Starlink ke Iran, Upaya Infiltrasi?

AS berkepentingan untuk mendukung aktivitas oposisi Iran.

Internet satelit Starlink dari SpaceX ilusrasi.
Foto: Tangkapan Layar/VOA
Internet satelit Starlink dari SpaceX ilusrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Surat kabar Wall Street Journal, Kamis (12/2/2026), mengutip pejabat Amerika Serikat bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump secara diam-diam mengirimkan ribuan stasiun Starlink ke Iran untuk menyediakan internet bagi para oposisi.

Sementara presiden AS itu kembali mempublikasikan laporan surat kabar yang sama mengenai persiapan pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah.

Baca Juga

Menurut surat kabar tersebut, Amerika Serikat telah menyelundupkan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sekitar 6.000 stasiun Starlink ke Iran untuk menyediakan internet melalui satelit, yang merupakan pertama kalinya perangkat ini dikirim langsung ke wilayah Iran.

Hal ini terjadi dalam konteks meningkatnya tekanan Amerika terhadap Iran, baik secara politik maupun militer, setelah protes yang melanda negara itu beberapa pekan lalu.

Situasi ini berlangsung di tengah memburuknya kondisi kehidupan yang berubah menjadi kerusuhan berdarah yang menewaskan ribuan orang, melukai banyak orang, dan menyebabkan banyak orang ditahan.

Dalam pernyataan terbarunya pada Kamis, Trump mengatakan, "Kami ingin mencapai kesepakatan dengan Iran, jika tidak, Iran akan mengalami guncangan dan menghadapi situasi yang sulit.

Dia menjelaskan kesepakatan dengan Iran dapat dicapai bulan depan, dan itu harus terjadi dengan cepat.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement