Rabu 28 Jan 2026 16:24 WIB

Iran Siapkan Kontrol Cerdas Atas Hormuz, Strategi Hadapi Perang?

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Foto: Wikimedia Commons
Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Teheran kembali mengancam dengan menggunakan kartu strategis Selat Hormuz seiring dengan mobilisasi militer Barat di Timur Tengah dan meningkatnya ancaman Amerika Serikat untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Kali ini dengan menggambarkan kemampuannya mengendalikan selat tersebut dengan istilah kontrol cerdas.

Baca Juga

Eskalasi ini memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana kemampuan Iran melaksanakan ancaman berulang-ulang tersebut, dan batasan pilihan praktisnya dalam menangani salah satu jalur energi terpenting di dunia.

Dalam konteks ini, Asisten Politik Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi, Mayor Jenderal Mohammad Akbar Zadeh, mengatakan negaranya sekarang memiliki kontrol cerdas dan penuh atas Selat Hormuz.

Dia menegaskan dalam pidatonya di Kota Sari di bagian utara negara itu bahwa Iran tidak lagi perlu menjebak selat dengan cara-cara tradisional, mengacu pada perkembangan alat militer dan teknologinya selama beberapa dekade terakhir.

Meskipun waktunya sensitif, pernyataan ini bukanlah hal baru, karena mantan Panglima Pasukan Garda Revolusi, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, pernah mengatakan strategi Iran didasarkan pada kontrol cerdas atas Selat Hormuz.

Apa yang dimaksud dengan kontrol cerdas?

Dalam penjelasannya tentang konsep ini, pensiunan kolonel Angkatan Laut Garda Revolusi Iran, Mohammad Reza Mohammadi, berpendapat bahwa Teheran memiliki kemampuan dan alat yang diperlukan untuk menutup selat jika ada keputusan politik untuk melakukannya.

Dalam wawancaranya dengan Aljazeera, dikutip Republika.co.id, Rabu (28/1/2026), Mohammadi menjelaskan Korps Garda Revolusi memiliki dua pilihan utama untuk mengontrol selat tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement