REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Duta Besar Palestina untuk Iran, Salam Al-Zawawi, dilarikan ke rumah sakit setelah kediamannya diserang oleh para perusuh saat aksi unjuk rasa terjadi di Teheran utara, menurut laporan sejumlah media.
“Dalam peristiwa terkini, para perusuh menyerbu kediaman duta besar Palestina di Teheran utara, menghancurkan jendela dan melemparkan hinaan terhadapnya,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Palestina di Tehran yang dikutip oleh media.
Kedutaan menjelaskan, para pengunjuk rasa membakar pembatas plastik yang dipasang di depan rumah duta besar, sehingga menimbulkan asap tebal, melaporkan Quds News Network (QNN).
Meningkatnya unjuk rasa
Menurut laporan Press TV, duta besar, keluarganya beserta staf dipaksa berlindung di basement hingga pasukan keamanan Iran turun tangan untuk membubarkan para pengunjuk rasa. QNN melaporkan, jumlah pengunjuk rasa mencapai sekitar 200 orang.
Zawawi mengalami gangguan pernapasan akibat asap selama serangan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang unjuk rasa di Iran, yang dimulai bulan lalu. Demonstrasi dipicu oleh depresiasi mata uang lokal dan memburuknya kondisi ekonomi. Protes bermula di Tehran sebelum menyebar ke beberapa kota lain.




