Ahad 04 Jan 2026 13:00 WIB

Kapal Perang Saudi Dikerahkan Menuju Laut Arab, Perang Besar Segera Meletus?

Arab Saudi dukung pemerintah resmi Yaman.

Kapal perang Angkatan Laut Arab Saudi.
Foto: Saudi Ministry of Defense
Kapal perang Angkatan Laut Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, HADRAMAUT— Aliansi Dukungan Legitimasi di Yaman yang dipimpin Arab Saudi pada Jumat (3/1/2026), mengumumkan penyelesaian penyebaran pasukan Angkatan Laut Saudi di Laut Arab.

Hal ini dengan tujuan melakukan operasi pemeriksaan dan pemberantasan penyelundupan. Apa artinya hal ini? Dan seperti apa sifat penyebaran ini?

Baca Juga

Apa tujuannya?

Dikutip dari Aljazeera, Ahad (4/1/2025), penyebaran pasukan Saudi diumumkan juru bicara Koalisi Dukungan Legitimasi di Yaman, Turki al-Maliki, dalam sebuah postingan di akun resminya di platform "X".

"Angkatan Laut Kerajaan Saudi telah menyelesaikan penyebaran pasukannya di Laut Arab untuk melakukan operasi pemeriksaan dan pemberantasan penyelundupan."

Al-Maliki mengumumkan tujuannya adalah untuk melakukan operasi pemeriksaan dan pemberantasan penyelundupan, tanpa menentukan jangka waktu tertentu, yang kemungkinan besar merupakan penyebaran misi yang terkait dengan kebutuhan tahap ini dan perkembangan terkait Hadramaut dan Mahra.

Kapan waktunya?

Pengumuman penyebaran Angkatan Laut Saudi di Laut Arab disertai dengan pengumuman Gubernur Hadramaut Salim al-Khanbashi pada Jumat tentang peluncuran operasi "penyerahan markas" untuk mengambil alih lokasi militer dari pasukan Dewan Transisi Selatan.

Setelah itu, Gubernur mengumumkan pengambilalihan kendali atas markas Brigade 37 di Al-Khasah, pangkalan militer terbesar di Hadramaut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement