Senin 09 Feb 2026 06:03 WIB

Jeddah dan Taif Raih Gelar Gastronomi 2027

Upaya tersebut akan berkontribusi pada pengembangan strategi jangka panjang.

Rekomendasi Makanan Terbaik di Jeddah
Foto: arab news
Rekomendasi Makanan Terbaik di Jeddah

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- International Institute of Gastronomy, Culture, Arts, and Tourism (IGCAT) mengumumkan bahwa kota Jeddah dan Taif di Arab Saudi dianugerahi gelar World Region of Gastronomy 2027.

Penghargaan ini diberikan setelah kedua kota tersebut memenuhi kriteria lembaga yang mendukung pembangunan regional berkelanjutan. Yakni, melalui gastronomi, mencakup aspek ekonomi, budaya, sosial, dan lingkungan.

Baca Juga

Pengakuan ini menyoroti peran kuliner dalam melestarikan budaya, memberdayakan komunitas, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Jeddah dan Taif termasuk di antara wilayah yang diakui dalam penetapan ini, yang diberikan kepada daerah-daerah yang telah bergabung dengan platform IGCAT dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Platform tersebut mendukung pembangunan regional berkelanjutan melalui seni kuliner. Dengan, mengintegrasikan upaya pembangunan ekonomi, budaya, sosial, dan lingkungan.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi kawasan tersebut dalam lanskap kuliner global. Penghargaan ini juga melanjutkan warisan Asir, yang dianugerahi gelar World Region of Gastronomy pada 2024, serta mencerminkan partisipasi berkelanjutan wilayah-wilayah Arab Saudi dalam platform internasional ini.

Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya yang dipimpin oleh Culinary Arts Commission bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Universitas King Abdulaziz, Universitas Dar Al-Hekma, Otoritas Pengembangan Gubernuran Jeddah, serta sejumlah perusahaan lokal.

Para mitra tersebut secara kolektif berkontribusi dalam memajukan pendidikan, inovasi, dan pengembangan keterampilan, memperkuat identitas budaya, serta mempererat keterkaitan antara kuliner, narasi budaya, pariwisata yang bertanggung jawab, keterlibatan masyarakat, dan perayaan identitas lokal.

Sebuah panel juri ahli dari institut tersebut mengunjungi Jeddah dan Taif serta bertemu dengan para pemangku kepentingan lokal untuk menilai kesiapan kedua kota dalam menyandang gelar tersebut.

Kunjungan ini menyoroti komitmen kawasan dalam mempromosikan keberagaman budaya dan kuliner lokal, menjaga keanekaragaman hayati dan perlindungan lingkungan, melestarikan warisan serta pengetahuan tradisional, dan memberdayakan generasi muda untuk mengembangkan produk dan layanan inovatif yang berkontribusi pada pariwisata berkelanjutan.

Melalui pengakuan ini, Jeddah dan Taif berharap dapat berkolaborasi dengan kawasan kuliner global untuk mempromosikan praktik pangan berkelanjutan, mendukung sistem pangan lokal, meningkatkan pendidikan dan riset pangan, serta memposisikan kuliner sebagai sarana pertukaran budaya dan pariwisata yang bertanggung jawab.

Upaya-upaya tersebut akan berkontribusi pada pengembangan strategi jangka panjang yang menempatkan kuliner sebagai inti pelestarian budaya, diversifikasi ekonomi, dan dialog antarbudaya.

Perlu dicatat bahwa IGCAT bertujuan memberdayakan komunitas lokal dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi dan mempromosikan kekhasan pangan regional, budaya, seni, dan aset alam sebagai bagian dari strategi pariwisata dan pembangunan yang berkelanjutan dan seimbang. Hal ini penting untuk menjaga kelestarian bumi, kesehatan, kesejahteraan, serta perekonomian lokal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement