REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menjelang pergantian malam tahun baru, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad mengajak kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk berpegang pada firman Allah SWT dalam surat Al-Hasyr Ayat 18-19.
"Ya kita dalam menghadapi penggantian tahun hendaknya berpegang kepada surat Al Hasyr ayat 18-19, menganjurkan untuk bertakwa dan muhasabah dan dilarang mengikuti kebiasaan orang lain yang kadang lupa diri," ujar Prof Dadang kepada Republika.co.id, Selasa (30/12/2025).
Dalam surat ke-59 dalam Alquran ini, Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ.
وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. Janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah sehingga Dia menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik".
(QS Al-Hasyr [59]:18-19).
Prof Dadang mengatakan, salah satu kegiatan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah untuk menyambut Tahun Baru adalah dzikir, termasuk Dzikir Nasional yang akan kembali digelar Republika di Masjid At-Thohir, Depok pada Rabu (31/12/2025) besok.
"Semua kegiatan yang mendekatkan diri kepada ketakwaan adalah baik dan perlu didukung termasuk kegiatan Dzikir Akbar yang dilakukan Republika," ucap Prof Dadang.
Dalam kegiatan ini, tambahnya, umat Islam bisa berdzikir sambil bermuhasabah dan melakukan evaluasi apa yang telah dilakukan tahun lalu untuk perencanaan pada masa datang.
Seperti diketahui, Republika kembali menggelar Dzikir Nasional Akhir Tahun 2025 yang akan dipusatkan di Masjid At-Thohir, Cimanggis, Depok, pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk menutup tahun dengan taubat dan menyambut tahun baru dengan niat yang lebih baik.
Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyidin mengatakan, Dzikir Nasional merupakan ajakan kepada umat Islam agar menyambut pergantian tahun tanpa euforia berlebihan, melainkan dengan refleksi diri, doa, dan kepedulian sosial.
"Ini adalah tradisi baik yang diinisiasi Republika sejak lama untuk mengingat Allah dan menghadapi masa depan dengan optimisme yang lebih baik,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Tahun ini, panitia menargetkan sekitar 3.000 jamaah hadir di Masjid At-Thohir. Rangkaian kegiatan akan berlangsung sejak pagi hingga tengah malam. Acara diawali dengan Tabligh Akbar pukul 10.00–14.00 WIB yang menghadirkan Ustadzah Qotrunnada dengan tema "Menutup Tahun dengan Taubat, Membuka Tahun dengan Niat Baru".
Agenda dilanjutkan dengan kegiatan "Speak Up Palestina" bertajuk Cerita Al-Aqsa pada pukul 13.00–17.00 WIB, menghadirkan sejumlah tokoh dan aktivis kemanusiaan seperti Husein Gaza, Chiki Fawzi, Annisa Theresia, Bella Fawzi, dan Achmad Sudrajat.
Puncak acara berlangsung pada malam hari melalui Malam Dzikir Nasional 2025 mulai pukul 19.30 hingga 24.00 WIB. Sejumlah habaib, ulama, dan tokoh nasional dijadwalkan memimpin dzikir bersama, di antaranya Habib Jindan, KH Zulfa Mustofa, Habib Hamdan Zoelva, KH Cholil Nafis, KH Noor Achmad, Muhadjir Effendy, hingga Ustadzah Syifa Fauzia.
Melalui kegiatan ini, Republika berharap akhir tahun dapat menjadi momentum muhasabah bersama, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta meneguhkan komitmen spiritual masyarakat Indonesia dalam memasuki tahun 2026.




