Selasa 16 Dec 2025 16:32 WIB

Hampir 7000 Masjid Ramah Pemudik Bersiap Dukung Nataru 2025

Masjid-masjid tersebut memfasilitas warga untuk dapat beristirahat saat perjalanan.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H R Muhammad Syafii, Senin (30/12/2024).
Foto: Republika/Muhyiddin
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H R Muhammad Syafii, Senin (30/12/2024).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA —  Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menegaskan, Kemenag telah menyiapkan sebanyak 6.919 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung kelancaran mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Direktorat Jenderal Bimas Islam telah menetapkan sebanyak 6.919 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia,” katanya saat Rakernas Kemenag di Tangerang, Selasa (15/12/2025).

Baca Juga

Wamenag menjelaskan program 'Masjid Ramah Pemudik' bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh agar dapat beristirahat dengan nyaman serta tetap menjalankan ibadah secara tertib selama perjalanan.

Peran masjid diarahkan sebagai rest area alternatif di jalur padat, tempat yang aman dan nyaman, pos layanan sosial, serta lokasi pemeriksaan kesehatan.“Dengan demikian, pemudik dapat memperoleh informasi perjalanan dan ruang istirahat fisik yang layak,” kata dia.

Ia menambahkan, pemanfaatan masjid sebagai tempat singgah diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain tersedianya tempat istirahat yang bersih, aman, dan bebas biaya, sekaligus memudahkan pemudik dalam menjalankan ibadah di tengah perjalanan.

“Pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di rest area resmi, meningkatkan pelayanan publik berbasis komunitas, dan menggerakkan solidaritas sosial,” kata dia.

Masjid di Rest Area 66A Pandaan-Malang, Jawa Timur

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement