Selasa 16 Dec 2025 14:49 WIB

Muhammadiyah Salurkan Bantuan Rp7,5 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Muhammadiyah memperkuat persaudaraan dan ukhuwah bangsa lewat bantuan bencana.

Rep: Muhammad Fauzi Rdiwan/ Red: A.Syalaby Ichsan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir dalam Pertemuan Konsolidasi Penanggulangan Bencana di Banda Aceh, Aceh, pada Senin (15/12/2025).
Foto: Dok. Republika
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir dalam Pertemuan Konsolidasi Penanggulangan Bencana di Banda Aceh, Aceh, pada Senin (15/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menyalurkan bantuan dana Rp 7,5 miliar kepada korban bencana di tiga provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir langsung terjun ke lapangan menyalurkan bantuan, Selasa (16/12/2025).

Dana tersebut bersumber dari hasil penghimpunan donasi Lazismu dan pengusaha sekaligus warga Muhammadiyah Yendra Fahmi. Mereka terus mengonsolidasikan gerakan untuk penanggulangan kedaruratan bencana.

Baca Juga

"Muhammadiyah terus mengonsolidasi gerakannya lewat MDMC, Lazismu, MPKU, dan mengerahkan seluruh apa yang kami miliki, berupa dana, tenaga, termasuk para sukarelawan dokter dan sukarelawan lainnya untuk penanggulangan kedaruratan bencana,” kata Haedar melalui keterangan resmi yang diterima, Selasa (16/12/2025).

Ia mengatakan, Muhammadiyah memperkuat persaudaraan dan ukhuwah bangsa melalui konsolidasi gerakan nasional penghimpunan bantuan untuk penyintas bencana di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Aksi itu diberikan dalam bentuk respon tanggap darurat dengan leading sektor Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU).

Setelah assessment awal dilakukan oleh MDMC, dilanjutkan menyusun peta lokasi terdampak dan kebutuhan penyintas. Muhammadiyah juga menerjunkan relawan kesehatan yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah.

photo
Identitas sementara dituliskan pada nisan korban banjir bandang saat pemakaman massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus, Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/12/2025). Polda Sumatera Barat menyelenggarakan pemakaman massal bagi 24 korban banjir bandang dari Agam, Padang Pariaman, dan Padang Panjang, yang belum teridentifikasi hingga dua pekan pascabencana di provinsi itu. - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement