REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia kembali meneguhkan komitmen membangun ruang publik keagamaan yang menumbuhkan harmoni. Jumat (29/8), Masjid Raya Baitul Mukhtar diresmikan di BSD City, Kabupaten Tangerang. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi sentra ibadah sekaligus simbol moderasi antariman, berdampingan dengan gereja yang sudah ada di kawasan tersebut.
Menteri Agama RI K.H. Nasaruddin Umar yang hadir dalam peresmian menegaskan, masjid bukan hanya tempat shalat, melainkan juga pusat pengelolaan sosial umat.
“Masjid berfungsi sebagai baitul mal, bank sentralnya umat. Semua pundi-pundi umat dikelola di masjid, mulai dari zakat, sedekah, infak, wakaf, hingga wasiat. Karena itu kita bersyukur jika ada yang memakmurkan masjid sekaligus memakmurkan bumi,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin, menambahkan, peresmian masjid raya di BSD City bukan sekadar pembangunan infrastruktur ibadah. “Masjid ini simbol komitmen menumbuhkan ekosistem keimanan yang harmonis, inklusif, toleran, dan penuh kasih,” katanya.
Masjid Raya Baitul Mukhtar berdiri di atas lahan 2,2 hektar dengan kapasitas hingga 7.000 jamaah. Desainnya mengusung perpaduan arsitektur kontemporer, nilai Islam, dan kearifan lokal. Atapnya terinspirasi dari joglo Jawa dengan lima tingkatan sebagai simbol perjalanan spiritual umat serta lima rukun Islam. Menara setinggi 45 meter mengambil motif belah ketupat khas batik Banten.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, berharap keberadaan masjid yang bersebelahan dengan Gereja Santo Benedictus dapat menjadi penanda nyata toleransi.
“Kami meyakini keberagaman adalah anugerah. Tugas kita merawatnya agar selalu menjadi energi kebaikan, kebersamaan, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Nama Baitul Mukhtar bermakna “rumah bagi orang-orang pilihan”, melambangkan harapan agar masjid ini menjadi pusat kebaikan dan persaudaraan. Selama pembangunan, masjid telah aktif dengan penyelenggaraan shalat Iduladha, penyaluran hewan kurban, hingga wakaf mushaf Alquran. Pada peresmian, Yayasan Muslim Sinar Mas bersama APP Group mewakafkan 1.000 mushaf bagi masjid dan mushala sekitar.