Kamis 03 Apr 2025 18:20 WIB

ASDP Pastikan Kelancaran Trafik Penyeberangan Arus Balik

ASDP mengimbau pengguna jasa mengatur waktu perjalanan.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Foto udara sejumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Bali antre di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad (30/3/2025). Pelabuhan Ketapang-gilimanuk mulai Minggu 30 maret pukul 06.00 WIB kembali beroperasi seperti biasa setelah sebelumnya pada 28 Maret 2025 ditutup untuk menghormati umat Hindu di Bali yang sedang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.
Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Foto udara sejumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Bali antre di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad (30/3/2025). Pelabuhan Ketapang-gilimanuk mulai Minggu 30 maret pukul 06.00 WIB kembali beroperasi seperti biasa setelah sebelumnya pada 28 Maret 2025 ditutup untuk menghormati umat Hindu di Bali yang sedang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut kebijakan Work from Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah terbukti efektif dalam mendistribusikan arus perjalanan, termasuk arus balik Lebaran. Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan fleksibilitas waktu kepulangan mampu menekan kepadatan di pelabuhan.

"ASDP mengimbau pengguna jasa mengatur waktu perjalanan, memilih menyeberang pagi atau siang hari, serta memastikan tiket sudah dibeli sebelum tiba di pelabuhan melalui aplikasi atau agen resmi Ferizy," ujar Shelvy dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga

Shelvy menyampaikan tren pergerakan arus balik tahun ini lebih merata dibandingkan sebelumnya. Menurut Shelvy, dampak positif dari kebijakan WFA terlihat dari berkurangnya kepadatan di hari-hari tertentu. 

"Trafik di pelabuhan lebih lancar dan terkendali," sambung Shelvy. 

Berdasarkan data Posko Bakauheni yang mencakup Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu selama 24 jam pada H+1 Lebaran, Shelvy mengatakan, realisasi total penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 57.801 orang atau turun 4,8 persen dari tahun lalu. 

"Total kendaraan yang menyeberang mencapai 14.866 unit atau turun lima persen dari 15.653 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya," lanjut Shelvy. 

Sejak H-10 hingga H+1 Lebaran, total penumpang yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 511.267 orang atau naik 1,4 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan tercatat 106.215 unit atau turun 3,5 persen dari tahun sebelumnya. 

"ASDP telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus balik," ucap Shelvy. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement