REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Myanmar setelah bencana gempa bumi yang melanda negara tersebut pekan lalu. Sugiono mencatat hingga saat ini, situasi keamanan dan politik di Myanmar masih belum kondusif.
Ia mengatakan jumlah korban serta kerusakan akibat bencana tersebut terus berkembang. Menurut catatan terbaru, terdapat 2.886 korban jiwa, 4.639 orang luka-luka, dan sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang.
Dikutip dari transkrip yang siarkan Kementerian Luar Negeri RI, Sugiono mengatakan berdasarkan pemantauan dan laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Myanmar, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban di kalangan Warga Negara Indonesia.
"Kami berharap seluruh Warga Negara Indonesia yang ada di sana dalam kondisi yang baik," katanya di Upacara Pelepasan Bantuan Kemanusiaan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (3/4/2025).
Setelah bencana terjadi, Kementerian Luar Negeri Indonesia berkoordinasi dengan Kemenko PMK untuk menyiapkan bantuan kemanusiaan. Dalam waktu yang bersamaan, diadakan rapat darurat antara seluruh Menteri Luar Negeri negara-negara ASEAN untuk mengkoordinasikan langkah-langkah pemberian bantuan kemanusiaan yang bersifat tanggap darurat.
Lihat postingan ini di Instagram