REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang pengunjung Kebun Binatang Bandung Akmal terkena pungutan liar oleh sejumlah petugas parkir di area parkir dekat kawasan Kebun Binatang Bandung, Rabu (2/4/2025). Ia mengeluarkan Rp 25 ribu dengan rincian Rp 10.000 untuk parkir dan Rp 15 ribu untuk membeli tiga masker.
Ia mengaku hendak parkir di dalam area kawasan Kebun Binatang Bandung. Namun, karena penuh, Akmal mengaku diarahkan ke tempat parkir di samping objek wisata oleh warga.
"Udah nyampe parkir diminta duluan langsung, dikira Rp 5.000 ternyata Rp 25 ribu. Rp 10 ribu untuk parkir dan Rp 15 ribu untuk beli masker katanya buat kesehatan," kata dia, Rabu (2/4/2025).
Usai membayar Rp 25 ribu, ia mengaku tidak menerima tanda bukti karcis. Akmal mengaku heran kenapa harus membeli masker. Ia sendiri berkunjung ke Kebun Binatang Bandung menemani kedua keponakannya."Saya gak ngerti ini kenapa ada masker," ungkap dia.
Sebelumnya, ribuan pengunjung memadati kawasan objek wisata Kebun Binatang Bandung selama musim libur lebaran 1446 Hijriah, Rabu (2/4/2025). Mereka sengaja datang untuk berlibur dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan pantauan Republika, para pengunjung menikmati pemandangan melihat satwa-satwa mulai dari gajah, jerapah hingga harimau. Mayoritas pengunjung yang datang merupakan rombongan keluarga.
Salah seorang warga asal Kabupaten Bandung Rizki (23 tahun) mengaku sengaja datang ke Kebun Binatang Bandung saat libur lebaran 1446 Hijriah. Ia merasa senang sebab bisa mengajak anak-anaknya dan keluarga melihat satwa-satwa yang ada.
"Sengaja main, juga mengingat masa lalu waktu ke sini," ucap dia ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).