Senin 10 Jun 2024 11:30 WIB

Keberangkatan Jamaah Haji Lancar, Menag Fokus Persiapkan Layanan Terbaik untuk Tamu Allah

Tersisa 19 kloter jamaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. 

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat melepas keberangkatan 388 jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG-01) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Ahad (12/5/2024) dini hari.
Foto: Dok. MCH
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat melepas keberangkatan 388 jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG-01) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Ahad (12/5/2024) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Karta Raharja Ucu dari Makkah, Arab Saudi

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai tahapan pemberangkatan jamaah haji yang sudah hampir final berjalan lancar. Kini Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sedang mempersiapkan layanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia. 

Baca Juga

"Alhamdulillah keberangkatan jamaah sudah menjelang akhir. Sejauh ini semua lancar, kecuali beberapa penerbangan yang memang kita tahu ada masalah, khususnya dari Garuda Indonesia," kata Menag setibanya di Bandara Internasional Jeddah, Ahad (9/6/2024) malam Waktu Arab Saudi (WAS).

Keberangkatan jamaah haji Indonesia berlangsung sejak 12 Mei 2024. Sampai saat ini, tercatat 209.934 jamaah haji dan petugas kloter (kelompok terbang) yang sudah tiba di Arab Saudi. Mereka tergabung dalan 534 kloter, 229 kloter mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, sementara 305 kloter mendarat di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. 

 

Saat ini masih ada 19 kloter yang akan mendarat di Jeddah hingga 11 Juni 2024. "Sekarang kita fokus mempersiapkan layanan terbaik yang bisa pemerintah berikan kepada para jamaah haji," kata Menag. 

Kementerian Agama dan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), ujar Menag, terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji. Koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi terus dilakukan. 

Menteri yang akrab disapa Gus Men itu mengaku bersyukur atas komunikasi dan respons baik dari Pemerintah Arab Saudi. Komunikasi Indonesia dengan Duta Besar Arab Saudi sangat baik. 

"Bahkan tadi sebelum saya berangkat kemari, kita masih berdiskusi di bandara dengan Pak Dubes, bagaimana kita membuat semacam hotline jika just in case terjadi sesuatu yang perlu direspons cepat," ujar dia. 

Dia pun bersyukur Kerajaan Arab Saudi merespon dengan cepat permintaan dari Pemerintah Indonesia. "Alhamdulillah memang kita merasakan bagaimana Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sangat responsif terhadap apa yang kita minta. Mudah-mudahan ini bisa kita semua barengi dengan layanan yang terbaik kepada jemaah haji," ujar Gus Men.

Pemerintah Arab Saudi menetapkan 1 Zulhijjah 1445 H bertepatan 7 Juni 2024. Puncak haji, Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 15 Juni 2024. Jamaah akan mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah 

 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement