Kamis 21 Mar 2024 17:54 WIB

LAZISNU Siapkan Rp 9 Miliar untuk Bantu Korban Bencana di Sumbar dan Jateng

PBNU telah menginstruksikan Lazisnu fokus membantu dua wilayah tersebut.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Hafil
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf dan Jajarannya Saat Jumpa Pers, di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Foto: Republiika/Rahmat Fajar
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf dan Jajarannya Saat Jumpa Pers, di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Lembaga Amil Zakat, Infaq daan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sudah menyiapkan dana Rp 9 miliar untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepad korban bencana di Sumatera Barat dan Jawa Tengah. Dua wilayah ini akan menjadi konsentrasi PBNU dalam penyaluran bantuan.

Ketua LAZISNU PBNU, Habib Ali Hasan Al Bahar mengungkapkan PBNU telah menginstruksikan Lazisnu fokus membantu dua wilayah tersebut. Pasalnya, saat ini masyarakat di daerah tersebut terdampak cukup parah dari bencana yang datang mulai dari banjir hingga gunung meletus.

Baca Juga

"Kami dari LAZISNU sangat siap sekali dan sudah siap untuk menyalurkan sebagaimana kami telah mendapatkan instruksi," ujar Habib Ali dalam jumpa pers, di Kantor PBNU Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Habib Ali mengatakan meskipun dana sudah tersedia Rp 9 miliar, LAZISNU PBNU akan terus mengkampanyekan kepada masyarakat untuk ikut membantu mereka yang sedang terkenal bencana. LAZISNU akan terus menggalang bantuan. Dan dari koordinasi dengan lembaga lain di PBNU, kata Habib Ali, masyarakat terdampak bencana juga membutuhkan makanan dan selimut.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengajak masyarakat agar bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Sumatra Barat dan Jawa Tengah. Gus Yahya berharap ada gerakan masif di masyarakat dalam rangka membantu mereka terutama pada bulan ramadhan ini.

"Mari manfaatkan kesempatan ramadhan untuk sungguh-sungguh bergerak membantu sodara-sodara kita yang sedang mengalami kesusahan," kata Gus Yahya.

Ia telah menginstruksikan kepads Lazisnu agar menyalurkan zakat, infaq dan shodaqahnya kepada dua daerah tersebut. PBNU, lanjut Gus Yahya, dengan badan otonom yang dimilikinya akan ikut membantu mereka yang terdampak bencana. Mitigasi bencana dan tenaga akan dimobilisasikan ke dua daerah tersebut.

"Ini adalah waktu-waktu yang membutuhkan kepedulian semua bahkan konsentrasi untuk segera mengentaskan kesulitan yang dialami warga. Karena bencananya relatif berdampak cukup besar," tuturnya.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement