Selasa 20 Feb 2024 22:25 WIB

Relawan Rumah Zakat Berpartisipasi Bersihkan Perumahan Warga Karanganyar Pascabanjir

Banjir merendam Kecamatan Karanganyar akibat tanggul sungai jebol.

Relawan Rumah Zakat membersihkan rumah korban banjir Kecamatan Karanganyar.
Foto: Dok. Rumah Zakat
Relawan Rumah Zakat membersihkan rumah korban banjir Kecamatan Karanganyar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banjir merendam Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah, sejak 13 hari lalu akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan berangsur surut. Namun, sejumlah titik permukiman masih ada yang terendam. 

Tercatat, masih ada 25 desa di tiga kecamatan yang masih terdampak banjir antara lain di Kecamatan Karanganyar, Gajah, dan Mijen. Hingga Selasa (20/2/2024), Relawan rumah zakat action bersama relawan gabungan lainnya melakukan aksi bersih bersih di area pemukiman warga pasca banjir di wilayah Kampung Magersari, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar.

Baca Juga

Masing masing kelompok relawan tersebar di sejumlah titik untuk membersihkan sampah dan fasilitas umun seperti masjid dan sekolah yang terdampak banjir. Warga yang mulai kembali ke rumah masing-masing  membersihkan barang barang rumah tangga yang masih bisa di selamatkan. Warga juga membutuhkan air bersih untuk pembersihan rumah, pakaian, dan peralatan pembersih rumah.

Sementara Jalan Demak-Kudus yang menjadi akses mobilitas utama wilayah pantura juga sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kecepatan terbatas. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement