Kamis 15 Feb 2024 17:30 WIB

Dubes Saudi: Donor Darah Perkuat Solidaritas RI-Arab Saudi

Saudi dan Indonesia perkuat kerja sama bidang sosial dan keagamaan.

Kegiatan donor darah Lipia
Foto: Lipia
Kegiatan donor darah Lipia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi mengatakan kegiatan donor darah yang diselenggarakan atas kerja sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) dan PMI Jakarta dalam rangka memperkuat solidaritas masyarakat kedua negara.

"Selain meningkatkan kesadaran tentang pentingnya donor darah dan solidaritas antar kedua negara, kegiatan ini juga menjadi ajang silahturahmi, " kata  Faisal pada acara donor darah di LIPIA, Jakarta, Selasa (15/2/2024).

Baca Juga

Faisal menjelaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari ajaran Agama Islam melalui ajakan untuk saling kerja sama dan gotong royong di antara sesama manusia.

"Diharapkan dapat memberikan ataupun meningkatkan solidaritas di antara kedua bangsa, " katanya.

 

Selain memantau kegiatan donor darah,  Faisal juga menjadi orang pertama yang berpartisipasi pada acara kemanusiaan tersebut.

Sementara itu, salah satu Dekan LIPIA dr Waleed Abdullah al Othman mengatakan sejak sepanjang perjalanan 54 tahun LIPIA, pihaknya terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.

"Salah satu budaya menarik di kalangan orang Arab adalah ketika mereka memberikan bantuan melalui donor darah kepada sesama saudara. Itu adalah bentuk mereka menyatu bersama dengan masyarakat, baik itu orang Arab maupun orang Indonesia," katanya.

Menurut Waleed, kegiatan donor darah saat ini diikuti lebih dari 150 partisipan yang terdiri atas doktor, dosen dan juga mahasiswa LIPIA dan rencananya akan diselenggarakan secara bertahap di cabang LIPIA lainnya di Indonesia.

"Pertama, kita lakukan di Jakarta, Insya Allah dalam waktu dekat juga di beberapa kampus cabang kita di luar Jakarta. Jika ada peluang untuk melibatkan masyarakat umum kita akan lakukan," katanya menambahkan.

Mahasiswa LIPIA, Beryl Rafif, mengaku senang dapat berpartisipasi pada kegiatan donor darah tersebut. 

"Ini pengalaman pertama. Rasanya biasa saja, tapi tangannya agak sakit. Ketagihan," katanya.

Mahasiswa jurusan Syari'ah itu berharap melalui kegiatan donor darah dirinya dapat membantu umat manusia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement