Jumat 01 Dec 2023 12:27 WIB

Ketika Muadzin Kumandangkan Adzan di Atas Reruntuhan Masjid Gaza

Israel menargetkan tempat-tempat ibadah termasuk masjid dan gereja.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Warga Palestina memeriksa kerusakan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu, (8/11/2023).
Foto: AP Photo/Mohammed Dahman
Warga Palestina memeriksa kerusakan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu, (8/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, KHAN YOUNIS -- Bangunan masjid di Gaza runtuh akibat serangan bom militer Israel. Bangunan hanya menyisakan lempengan-lempengan beton yang retak, tercabik-cabik digempur serangan Israel. Ketegangan ini tidak sama sekali menyurutkan ketakwaan mereka kepada Allah SWT.

Seorang muadzin di Gaza mengumandangkan adzan di atas reruntuhan masjid. Adzan di atas lempengan beton yang retak nan curam. Menutup kedua telinga, muadzin berdiri membelakangi reruntuhan atap beton masjid yang miring.

Baca Juga

Di belakangnya, menara masih tegak menghunus ke langit. Terlihat ada bongkahan yang hilang dari langkan di bagian atas menara, yang bertumpu pada reruntuhan Masjid Al-Touba di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

BACA JUGA: Genosida Israel Picu Lonjakan Islamofobia di Jerman

 

Sang muadzin menggunakan setelan kaos lengan panjang. Topi baseball terpasang menutup kepalanya. Di sekelilingnya, tampak batang-batang besi bengkok menyembul keluar.

Masjid itu, Al-Touba yang terletak di Khan Younis di Gaza selatan, hanyalah salah satu dari banyak masjid di Gaza yang terkena serangan Israel dalam pertempuran melawan Hamas. Israel menuding Hamas menggunakan masjid untuk menyembunyikan terowongan, lokasi peluncuran rudal dan roket, serta infrastruktur lainnya.

Hamas menyangkal dan balik menuding Israel menargetkan tempat-tempat ibadah termasuk masjid dan gereja serta membuat tuduhan palsu yang bertujuan membenarkan kematian warga sipil.

Gambaran suasana ini terekam dalam...

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement