Jumat 17 Nov 2023 19:43 WIB

Prabowo-Gibran Belum Bisa Hadiri Dialog Muhammadiyah, Ternyata karena Ini

Kubu Prabowo-Gibran beri penjelasan soal belum bisa hadiri dialog di Muhammadiyah.

 Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid mengumumkan nama Ridwan Kamil sebagai Ketua TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat, di Rumah Besar Relawan Prabowo, Jakarta Barat, Jumat (17/11/2023).
Foto: Republika/Febryan A
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid mengumumkan nama Ridwan Kamil sebagai Ketua TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat, di Rumah Besar Relawan Prabowo, Jakarta Barat, Jumat (17/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyatakan, Prabowo Subianto atau Gibran Rakabuming tidak bisa menghadiri acara Dialog Publik Capres-Cawapres yang digelar PP Muhammadiyah karena ada tugas negara. TKN kini sedang bernegosiasi dengan PP Muhammadiyah untuk mengganti jadwal kehadiran Prabowo dalam acara tersebut.

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengaku hari ini sudah berkomunikasi langsung dengan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Dia menyampaikan kepada Mu'ti bahwa Prabowo tidak bisa hadir dalam acara Dialog Publik di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 21 November 2023.

Baca Juga

Pasalnya, Prabowo selaku Menteri Pertahanan sudah dijadwalkan untuk bertemu pemimpin Singapura pada tanggal tersebut. "Kebetulan Pak Prabowo itu pada tanggal 21 ada tugas negara harus bertemu dengan menteri pertahanan, perdana menteri, dan presiden Singapura di Singapura," kata Nusron menjawab pertanyaan Republika di Rumah Besar Relawan Prabowo, Jakarta Barat, Jumat (17/11/2023).

Nusron menambahkan, Gibran juga tak bisa hadir karena ada acara lain pada tanggal tersebut. Gibran sebagai Wali Kota Solo juga belum mengambil cuti pada tanggal tersebut.

Selain itu, kata dia, TKN ingin Prabowo yang datang langsung di acara Dialog Publik yang digelar Muhammadiyah itu. Hal itu merupakan bentuk penghormatan kepada Muhammadiyah yang merupakan organisasi Islam besar di Indonesia.

"Muhammadiyah ini adalah organisasi besar (sehingga) harus kita tempatkan yang terhormat. Jangan sampai yang datang hanya wakilnya (Gibran). Kalau bisa orang nomor satu yang hadir," kata Nusron, sosok yang juga menjabat sebagai Ketua PBNU itu.

Nusron menuturkan, pihaknya kini sedang bernegosiasi dengan PP Muhammadiyah untuk mengganti jadwal kehadiran Prabowo-Gibran. Mu'ti, kata dia, bersedia mengganti jadwal kehadiran Prabowo-Gibran asalkan sebelum masa kampanye dimulai pada 28 November 2023. 

Nusron menyebut, Prabowo-Gibran kemungkinan akan menghadiri acara tersebut pada tanggal 24 atau 25 atau 26 November 2023. "Ini sedang kami negosiasikan dan kami cocokkan dengan jadwalnya Pak Capres kami, Pak Prabowo dan jadwalnya pihak PP Muhammadiyah," ujarnya.

Sebelumnya, Mu'ti menyebut pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sudah memberikan kabar langsung kepada dirinya bahwa mereka akan hadir dalam acara Dialog Publik Capres-Cawapres yang digelar PP Muhammadiyah. "Mereka menjawab undangan tersebut via japri ke saya,” kata Mu’ti, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Jumat (17/11/2023).

Sebagai gambaran, Dialog Publik Capres-Cawapres rencananya akan digelar pada 21 November 2023 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk pasangan Prabowo-Gibran. Lalu, pada November 2023 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk Anies-Imin. Kemudian, 23 November 2023 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk Ganjar-Mahfud.

Dialog publik ini dihelat untuk memberikan pendidikan politik bagi pimpinan, anggota, dan simpatisan Muhammadiyah serta masyarakat. Bertujuan juga untuk mengkaji secara kritis visi, misi, dan program capres-cawapres. Lewat forum itu, Muhammadiyah juga akan menitipkan aspirasi kepada tiga pasangan capres-cawapres tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement