Kamis 28 Sep 2023 13:03 WIB

Picu Pro Kontra, Ini Ketegori Produk-Produk yang Menggunakan Karmin 

Karmin banyak digunakan untuk produk makanan hingga kosmetik

Rep: Zahrotul Oktaviani / Red: Nashih Nashrullah
ilusttrasi yogurt. Karmin banyak digunakan untuk produk makanan hingga kosmetik
Foto: Republika/Gumanti Awaliyah
ilusttrasi yogurt. Karmin banyak digunakan untuk produk makanan hingga kosmetik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Status halal penggunaan karmin dalam produk-produk yang beredar di masyarakat saat ini tengah menjadi perbincangan. Meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutnya halal, hasil fatwa LBM PWNU Jawa Timur (Jatim) mengatakan karmin itu najis dan haram dikonsumsi.

Pewarna Karmin berasal dari kutu daun (cochineal) atau serangga bersisik sub-orde Sternorrhyncha. Biasanya, jenis serangga ini hidup di kaktus dan memakan kelembapan maupun nutrisi tanaman.

Baca Juga

Untuk diketahui, Karmin merupakan pewarna merah yang berasal dari suku Aztec pada 1500-an. Orang Eropa banyak yang menggunakan ekstrak serangga berjenis cochineal atau kutu daun sebagai pewarna untuk kain dengan warna merah cerah.

Serangga lain yang sangat mirip juga digunakan untuk tujuan yang sama di budaya Timur Tengah, Mediterania, dan Mesir. Sejak itu, pewarna Karmin digunakan untuk sejumlah tujuan, termasuk pewarna makanan agar lebih menggugah selera. Biasanya produk-produk yang menggunakan bahan ini akan menuliskan label kode E-120 dalam bungkusnya.

 

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini daftar beberapa produk yang diketahui menggunakan bahan ini, seperti:

1. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk-produk olahannya, seperti es krim dan yoghurt, kerap ditemukan menggunakan pewarna alami ini. Produk-produk ini disukai semua kalangan dan usia, karena rasanya yang enak dan manfaat yang dikandungnya.

Mengingat Karmin menghasilkan warna cerah atau merah, biasanya ia akan ditemukan pada produk-produk dengan rasa strawberry.

2. Permen dan jeli

Permen dan jeli termasuk jenis makanan yang menggunakan banyak warna untuk menarik pembeli, selain rasanya yang enak. Pewarna karmin tidak jarang menjadi salah satu yang digunakan untuk produk ini.

3. Makanan ringan

Sama seperti permen dan jeli, makanan ringan atau snack juga termasuk yang memanfaatkan warna-warna cerah untuk menarik perhatian orang-orang. Kode E-120 biasanya terlihat dalam bungkus produk ini.

Baca juga: Temuan Peneliti Amerika Serikat dan NASA Ini Buktikan Kebenaran Alquran tentang Kaum Ad

4. Sampo

Tidak hanya makanan dan minuman, karmin juga digunakan untuk produk-produk yang berhubungan dengan perawatan kulit dan kebersihan. Beberapa produk sampo, atau sabun, juga memanfaatkan pewarna ini.

5. Lotion

Lotion atau produk pelembap kulit biasanya juga memanfaatkan bahan pewarna Karmin. Warna-warna yang cantik kerap dimanfaatkan dalam proses pengolahannya.

6. Produk makeup atau kosmetik

Produk kosmetik seperti eyeshadow, lipstik, lip gloss dan blush juga sering memanfaatkan warna cerah dari Karmin. Biasanya hal ini terlihat untuk warna merah atau merah muda produk tersebut untuk memberikan tampilan yang menarik dan tahan lama.

7. Cat

Guna mempercantik tampilan, karmin digunakan dalam cat untuk memberikan warna merah atau oranye. Namun, tidak hanya cat dinding, pewarna ini juga bisa ditemukan dalam cat kuku atau produk cat lainnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement