Rabu 23 Aug 2023 10:17 WIB

Hingga Agustus 2023, Dana Zakat Rp 61 M Disalurkan

ASFA berkomitmen memerangi kemiskinan dan kebodohan.

Para tokoh menghadiri pengarahan optimalisasi pendayagunaan dana zakat ASFA di Jakarta pada Rabu (23/8/2023))
Foto: Erdy Nasrul/Republika
Para tokoh menghadiri pengarahan optimalisasi pendayagunaan dana zakat ASFA di Jakarta pada Rabu (23/8/2023))

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (Lazis) Assalam Fil Alamin (ASFA) sudah menyalurkan Rp 61 miliar dana zakat dari para muzakki. Jumlah dana tersebut sudah disalurkan sejak Oktober 2022 hingga Oktober tahun ini.

Wakil Ketua Lazis ASFA, KH Anizar Masyhadi, menjelaskan dana sebanyak itu disalurkan kepada 107 ribu jiwa penerima manfaat di 19 Provinsi Indonesia. Bantuan juga tersalurkan ke Mesir, Arab Saudi, Turki, Malaysia, Tunisia, Suriah, dan Inggris.

Baca Juga

“Penekanan ASFA adalah untuk percepatan dan pengembangan SDM. Prioritas kami adalah percepatan SDM yang berbasis penguatan lembaga. Ada 939 mahasiswa santri pelajar mendapatkan beasiswa dari kami. Mereka ini setelah studi akan kembali ke lembaga pendidikan untuk penguatan SDM generasi penerus bangsa,” kata Anizar dalam acara Pengarahan Optimalisasi Pendayagunaan Dana Zakat di Jakarta pada Rabu (23/8/2023).

Ada 15 penerima beasiswa saat ini fokus menjalani pendidikan di fakultas kedokteran perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Mereka nantinya akan menjadi dokter dan berkhidmah melayani kesehatan di pesantren dan lembaga pendidikan.

 

Belum lama ini, pihaknya juga memberikan 250 beasiswa di Universitas Al Azhar Kairo. Mereka adalah kader 140 pesantren di Indonesia. Selesai studi di sana, mereka nantinya akan kembali ke pesantren dan lembaga pendidikan untuk menyebarluaskan ilmu yang mereka miliki.

ASFA merupakan Lazis yang fokus kepada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Programnya dilaksanakan untuk pengentasan kemiskinan dan kebodohan. Juga untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan karakter. Mereka nantinya akan menjadi generasi penerus yang akan memajukan bangsa ini di masa yang akan datang.

Lazis tersebut memiliki 18 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Lembaga ini rutin mendistribusikan bantuan kepada mustahiq dan kader pesantren. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement