Sabtu 24 Jun 2023 15:08 WIB

Baznas Sambut Perayaan Idul Adha Lewat Istighosah Nasional

Ketua Baznas sebut Istighosah bagian dari bentuk syiar zakat dan manfaat kurban

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyambut perayaan Idul Adha 1444 H dengan menyelenggarakan Istighosah Nasional yang dihadiri oleh Baznas Provinsi/Kota/Kabupaten, dan siswa siswi Sekolah Cendekia Baznas.
Foto: dok Baznas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyambut perayaan Idul Adha 1444 H dengan menyelenggarakan Istighosah Nasional yang dihadiri oleh Baznas Provinsi/Kota/Kabupaten, dan siswa siswi Sekolah Cendekia Baznas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyambut perayaan Idul Adha 1444 H dengan menyelenggarakan Istighosah Nasional yang dihadiri oleh Baznas Provinsi/Kota/Kabupaten, dan siswa siswi Sekolah Cendekia Baznas. 

Acara yang diselenggarakan secara hybrid, Jumat (23/6/2023), turut dihadiri oleh Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, Wakil Ketua Baznas RI, H Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, Pimpinan Baznas RI KH. Achmad Sudrajat Lc. MA, Saidah Sakwan MA, Deputi I BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta, serta K.H Misbahul Munir Kholil MA. 

Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA menyampaikan, kegiatan istighosah nasional  "Menuju Puncak Haji Menyambut Hari Raya Idul Adha" ini merupakan bentuk syiar zakat dan kebermanfaatan ibadah kurban serta menyebarkan dakwah Islam yang Rahmatan Lil Alamin. 

"Wukuf Arafah bagi Baznas juga merupakan suatu puncak juga karena kita akan memasuki hari Idul Adha dan hari Tasyrik di mana insya Allah kita juga dipercaya oleh masyarakat dipercaya oleh negara untuk mengelola hewan-hewan kurban," ujar Kiai Noor yang sedang berada di Tanah Suci. 

Kiai Noor menjelaskan, potensi yang dihitung di seluruh Indonesia, baik itu Baznas Provinsi/Kota/Kabupaten, semua LAZ dan masyarakat, potensi kurban nasional mencapai Rp 13 triliun.

"Oleh karena itu kita maksimalkan, kita mempunyai tanggung jawab besar yaitu juga dipercaya oleh pemerintah untuk bersama-sama ikut mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting. Insya Allah tahun ini kita akan mulai mengelola dam petugas jemaah haji yang akan disembelih di sini (Tanah Suci) tetapi pendistribusiannya untuk masyarakat Indonesia," ujarnya. 

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI KH. Achmad Sudrajat Lc. MA mengatakan, Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural selalu melakukan upaya-upaya komunikasi dengan seluruh masyarakat, stakeholder dan pihak-pihak lainnya, terutama di bulan ini. Hal itu karena momennya adalah bulan haji dan saat ini jemaah haji di sana sedang bersiap untuk melaksanakan wukuf di arafah yang mana di sana ada saat-saat yang diijabah, maka Baznas pun di sini menggelar istighosah nasional.

"Kita berharap dengan doa-doa dan istighosah yang kita lantunkan bersama para amilin amilat seluruh Indonesia akan mempercepat semua niat baik akan dikabulkan oleh Allah SWT," kata Achmad. 

Dia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi literasi kepada masyarakat bahwa Baznas juga melakukan fundraising untuk kurban dan akan disalurkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia. 

Dalam kesempatan yang sama,  K.H Misbahul Munir Kholil MA menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya istighosah nasional ini. "Ini kegiatan yang sangat luar biasa inisiatif dari Baznas, karena bagaimanapun juga para jemaah haji, orang-orang yang melaksanakan haji itu membutuhkan dukungan moril, dukungan doa dari Indonesia, maka ini mengingatkan kepada para jamaah agar bersama-sama mendoakan juga kepada bangsa Indonesia, dan kita di Indonesia ini mendoakan mereka."

Menurutnya, tradisi semacam ini perlu ditingkatkan oleh BAZNAS karena bagaimanapun juga para muzaki dan mustahik termasuk juga amilin dan semua orang yang berproses dalam program-program BAZNAS ini akan mendapatkan keberkahan daripada doa itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement