Kamis 18 May 2023 12:50 WIB

Kritik Keterputusan Garis Keturunan Para Habib Indonesia dan Berangnya Bahar Bin Smith 

Penelitian menunjukkan terputusnya garis keturunan sejumlah habib di Indonesia

Rep: Muhyiddin, Shabrina Zakaria  / Red: Nashih Nashrullah
DNA. Ilustrasi. Penelitian menunjukkan terputusnya garis keturunan sejumlah habib di Indonesia
Foto:

“Misalkan Habib Bahar bin Smith itu keturunan nabi ke-37 walaupun beliau juga sempat mengaku keturunan ke-29. Tapi ternyata dalam Rabithah Alawiyah itu diakui sebagai habib ke-37,” jelas Guru Gembul.

Kemudian, Husein Jafar Al-Hadar atau akrab dipanggil Habib Ja'far adalah keturunan Nabi Muhammad SAW generasi ke-38. Lalu, Habib Rizieq Shihab itu keturunan ke-39. Sedangkan Habib Luthfi itu keturunan ke-38.

Sebagai contoh, Guru Gembul lalu membacakan pencatatan nasab Habib Rizieq berdasarakan Rabithah Alawiyah, yaitu:

  1. Fatimah Az Zahra AS binti Muhammad SAW.
  2. Al Husein AS bin Fatimah
  3. Ali Zainal Abidin AS bin Al Husein AS
  4. Muhammad al-Baqir AS bin Ali Zainal Abidin AS
  5. Jafar Ash Shadiq AS bin Muhammad Al Baqir
  6. Ali Uraidhi bin Ja’far
  7. Muhammad an Nagieb
  8. Isa Arrumi
  9. Ahmad Almuhajir
  10. Ubaidillah
  11. Alwi Alawiyyin
  12. Muhammad bin Alwi
  13. Alwi bin Muhammad
  14. Ali (Khali’ Qasam)
  15. Muhammad (Shohib Marbath)
  16. Ali bin Muhammad
  17. Muhammad (al-Faqih al-Muqoddam)
  18. Alwi (al-Ghayyur)
  19. Ali bin Alwi
  20. Muhammad (al-Mauladawilah)
  21. Abdurrahman (Assegaf)
  22. Syaikh Abubakar (as-Sakran)
  23. Ali (Shohib al-Wirid al-Sakran)
  24. Abdurrahman bin Ali
  25. Syahabuddin (al-Akbar)
  26. Abdurrahman (al-Qhodi)
  27. Syahabuddin (al-Asghor)
  28. Muhammad bin Syahabudin
  29. Ali bin Muhammad
  30. Muhammad bin Ali
  31. Syaich bin Muhammad
  32. Muhammad bin Syaich
  33. Husein bin Muhammad
  34. Abdullah bin Muhammad
  35. Husein bin Abdullah
  36. Muhammad bin Abdullah
  37. Husein bin Muhammad
  38. Muhammad Rizieq (Habib Rizieq).

 

Baca juga: 7 Daftar Kontroversi Panji Gumilang Pimpinan Al Zaytun yang tak Pernah Tersentuh

Berdasarkan penelitian yang dilakukan KH Imaduddin Utsman, menurut Guru Gembul, dalam catatan silsilah Habib Rizieq itu ada masalah. “Apa masalahnya? Sejak silsilah ke-10,  yaitu Ubaidillah sampai ke bawah-bawahnya itu tidak pernah tercatat dalam silsilah dalam kitab-kitab silsilah di zaman dulu, enggak pernah ada,” kata Guru Gembul.

Menurut dia, yang mencantumkan Ubaidillah sebagai leluhurnya Habib Rizieq dan lain sebagainya sampai sekarang itu baru ada silsilahnya pada 1900-an, 1800-an, dan mungkin  1700-an.

“Ke belakang ke belakangnya itu tidak pernah ada nama yang namanya itu Ubaidillah itu,” jelas Guru Gembul.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement