Ahad 14 May 2023 05:38 WIB

Hadir di Harlah NU Jabar, Gubernur Jatim Terkesan Keindahan Masjid Raya Al Jabbar

Gubernur Jatim Terkesan Keindahan Masjid Raya Al Jabbar.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya dari Pemda Provinsi Jawa Timur atas kontribusinya dalam mendesain Masjid Raya Islamic Center Jatim.  Penghargaan diserahkan  oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam acara Harlah Muslimat NU ke-77 di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2023)
Foto: Dok Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya dari Pemda Provinsi Jawa Timur atas kontribusinya dalam mendesain Masjid Raya Islamic Center Jatim. Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam acara Harlah Muslimat NU ke-77 di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2023)

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG---Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terkesan dengan desain arsitektur Masjid Raya Al Jabbar, di Gede Bage, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2023).

Khofifah menilai, arsitektur Masjid Al Jabar sangat luar biasa. Apalagi, di desain khusus oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai arsitek bangunan tersebut. Sehingga sangat detail memperhatikan setiap sudut bangunnya. 

Baca Juga

"Bukan hanya soal arsitekturnya, akan tetapi memiliki nilai dan makna keislaman termasuk ada di Galeri Rasullallah yang sangat luar biasa, dan ada galeri makam Ibrohim di ruang tengah," ujar, Khofifah Indar Parawansa, sesuai menghadiri acara Harlah Muslimat NU Ke 77 Jawa Barat, Sabtu (13/5/2023). 

Selain memuji Masjid Al Jabbar, Khofifah pun mengucapkan terima kasih kepada Ridwan Kamil yang sudah bersedia membuat kan desain arsitektur Masjid Raya Islam Center Jawa Timur Surabaya.

"Alhamdulillah menjelang Ramadhan lalu, sudah kita resmikan dan puasa kita menggunakan full, dari mulai tarawih, itikaf sampai idul Fitri, jamaah meluber, jadi kami mengucapkan terimakasih dan menyampaikan piagam sekaligus ada penghargaan Jer Basuki Mawa Beya tertinggi itu emas, untuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil," paparnya.

Khofifah mengatakan, sebelum ada Masjid Raya Islam Center Jawa Timur Surabaya, daerahnya tidak memiliki masjid Raya untuk level provinsi. 

"Klasifikasi masjid itukan, ada masjid nasional, masjid raya ditingkat provinsi, ada masjid agung, masjid besar. Jadi, ada klasifikasi di mana pemprov Jawa timur memang belum memiliki Masjid untuk level provinsi dan itulah yang disebut masjid raya," paparnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement