Kamis 02 Mar 2023 08:30 WIB

Muslim Thorold Berjuang Memiliki Area Permakaman Khusus

Saat ini, jamaah masjid harus pergi ke Welland untuk dimakamkan.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil
Pemakaman muslim di luar negeri (Ilustrasi)
Foto: EPA-EFE/JASMIN BRUTUS
Pemakaman muslim di luar negeri (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, THOROLD – Umat Muslim di kota Thorold, Kanada sedang berjuang agar ada area pemakaman khusus Muslim. Ini lantaran sulitnya orang-orang Muslim di kota itu dalam mencari pemakanan untuk menguburkan anggota keluarganya yang meninggal.

Seperti dilansir Thorold Today pada Kamis (2/3/2023) Masjid Aisha di pusat kota Thorold pun memohon kepada pemerintah dan dewan kota agar adanya pemakaman Muslim di kota itu. Sebab mereka tidak punya tempat untuk menguburkan orang yang mereka cintai di Thorold.

Baca Juga

Imam Masjid Aisha, Asad Mahmood yang juga presiden Masjid Aisha di pusat kota Thorold pada Selasa (28/2/2023) memberikan presentasi tentang masalah Muslim Thorold yang kesulitan menemukan pemakanan dalam rapat dewan kota.

“Kami kehilangan pemakaman Muslim di wilayah tersebut. Setiap kali kami melakukan pemakaman, kami tidak tahu ke mana harus pergi. Kita semua senang berada di samping orang yang kita cintai setelah kita meninggal. Alangkah baiknya memiliki tempat khusus untuk Muslim," kata Mahmood kepada anggota dewan.

Saat ini, jamaah masjid harus pergi ke Welland untuk dimakamkan. “Mereka terus memberi tahu kami bahwa mereka kehabisan ruang. Kami telah membawa tubuh kami ke sana tetapi mereka ingin menghentikan kami. Pada akhirnya kita tidak akan punya tempat untuk pergi," kata Mahmood.

Mahmood melanjutkan dengan menekankan urgensi masalah ini.

"Sayangnya sudah setahun sejak saya berhubungan dengan kota dan kami belum punya solusi atau apa pun untuk memulai. Kami adalah bagian dari kota ini, kami adalah bagian dari komunitas ini. Pemakaman adalah salah satu kebutuhan dasar setiap penduduk di kota manapun di dunia," katanya.

Anggota dewan bertanya kepada Mahmood apakah dia memiliki tempat pemakaman. Dia menjawab bahwa masjid telah mengidentifikasi tanah kosong di Pemakaman Lakeview.

“Air dan jalannya tidak ada jadi saya pikir kota perlu melakukan investasi. Selama kita memiliki tempat yang ditunjuk, kita baik-baik saja dengan itu,"

Anggota dewan mengarahkan staf Balai Kota untuk mencari solusi dan kembali dengan laporan tentang biaya keuangan dari upaya tersebut.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement