REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM— Tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) saling bertukar serangan artileri di barat dan selatan negara itu pada Senin (2/2/2026) kemarin.
Tentara Sudan terus maju ke arah Kadugli, ibu kota negara bagian Selatan Kordofan, menurut sumber militer dan saksi mata di daerah tersebut.
Di Darfur, bagian barat negara itu, serangan menargetkan Kota Zalingei, ibu kota negara bagian Darfur Tengah yang dikuasai oleh Pasukan Dukungan Cepat.
Kantor berita Prancis AFP mengutip dua saksi mata yang mengatakan asap dan api membubung dari salah satu bangunan.
Sementara sumber militer mengatakan bangunan yang menjadi sasaran adalah gudang milik Pasukan Dukungan Cepat.
Di wilayah Kordofan, seorang sumber tinggi di militer mengatakan kepada Aljazeera bahwa pasukan dukungan cepat (RSF) membom kantor Komisi Bantuan Kemanusiaan di kota Dilling, kota terbesar kedua di negara bagian Kordofan Selatan, pada Senin kemarin.
Sumber tersebut menambahkan pasukan dukungan menargetkan konvoi bantuan kemanusiaan untuk Komisi Bantuan Kemanusiaan yang memasuki Dilling pada Ahad.
Dia menyebutkan pengeboman dengan rudal juga mencakup lokasi-lokasi lain yang padat penduduk, yang mengakibatkan korban jiwa yang belum dapat dihitung.
Dilling berada di garis depan pertempuran antara pasukan dukungan cepat dan tentara sejak awal perang pada April 2023.
"الدعم السريع تستهدف الدلنج بالمسيرات"... مراسل #الجزيرة_مباشر يرصد تطورات المعارك#السودان pic.twitter.com/m5jfC6MSYN
— الجزيرة مباشر (@ajmubasher) February 2, 2026




