Ahad 19 Feb 2023 13:13 WIB

Munas VIII Pemuda Hidayatullah Tetapkan Ketua Umum Rasfiuddin Sabaruddin

tantangan Pemuda Hidayatullah kedepan tidak ringan

Forum Musyawarah Nasional (Munas) VIII Pemuda Hidayatullah menetapkan Rasfiuddin Sabaruddin, S.Sy. MIRK, sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah periode 2023-2026
Foto: istimewa
Forum Musyawarah Nasional (Munas) VIII Pemuda Hidayatullah menetapkan Rasfiuddin Sabaruddin, S.Sy. MIRK, sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah periode 2023-2026

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA  - Forum Musyawarah Nasional (Munas) VIII Pemuda Hidayatullah menetapkan Rasfiuddin Sabaruddin, S.Sy. MIRK, sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah periode 2023-2026 yang ditetapkan di Jakarta, Ahad, 28 Rajab 1444 (19/2/2023).

Dalam sambutan pengukuhannya usai dilantik oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Dr. Nashirul Haq, MA, pria kelahiran Desa Walasiho, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, ini mengatakan tantangan Pemuda Hidayatullah kedepan tidak ringan sehingga membutuhkan kerja bersama dan berjamaah. 

Baca Juga

"Kita tidak bisa bekerja sendiri sendiri sehingga kita harus bersinergi. Dan, sekarang fasilitas sudah tersedia untuk kita semakin menguatkan kerja bersama dan kerja berjamaah," kata Rasfiuddin dalam sambutannya. 

Pada kesempatan tersebut ia pula menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pengurus Pemuda Hidayatullah periode sebelumnya yang telah bekerja maksimal dan meninggalkan jejak jejak kebaikan. "Kita akan terus lanjutkan kebaikan ini," katanya. 

Rasfiuddin sendiri sudah berkecimpung cukup lama di Pemuda Hidayatullah, terutama saat ia menempuh pendidikan Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA) dimana ia secara rutin membina sejumlah kegiatan kajian mahasiswa dan memperkenalkan pemuda Hidayatullah di lingkungan kampus berlambang kerang mutiara emas tersebut. 

 

Suami Nurul Qalbi Tasyrif ini menuntaskan pendidikan sekolah dasar di kampung kelahirannya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan SMP di Pondok Pesantren Hidayatullah Ulukalo, Sulawesi Utara. Setamat SMP, dia dikirim belajar keluar pulau tepatnya di SMA Hidayatullah Bontang, Kalimantan Timur. 

Setelah itu, ia kembali ditugaskan belajar menempuh pendidikan D3 di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Ma'had Ar-Raayah Sukabumi, lalu lanjut menyelesaikan SI di UIKA Bogor dan menuntaskan meraih gelar Master of Islamic Revealed of Knowledge (MIRK) pada program studi pemikiran Islam di International Islamic University Malaysia (IIUM). 

Masih dalam sambutannya, Rasfiuddin berharap terus adanya dukungan dan doa dari para senior agar dimampukan mengemban amanah memimpin Pemuda Hidayatullah. 

"Bimbingan dan doa selalu diharapkan. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada pengurus sebelumnya juga kepada para peserta yang penuh semangat. Berbagai usaha teman teman untuk hadir di Munas ini merupakan bentuk komitmen luar biasa," imbuh anak muda yang sedang dalam proses menyelesaikan pendidikan doktoralnya di IIUM ini. 

Forum Musyawarah Nasional VIII Pemuda Hidayatullah ini berlangsung dinamis yang berhasil menghimpun sejumlah sumber daya potensial lainnya masuk dalam tim formatur yang dijaring hasil dari aspirasi peserta sidang yaitu Rizky Kurnia Sah, Haniffudin Chaniago, Imam Muhammad, J. Haryanto Solin, Kamilul Khuluq, Refra Elthanimbary, dan Bustanol Arifin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement