Kamis 05 Jan 2023 22:35 WIB

Gubernur Sulbar Hadiri Maulid Nabi dan Haul Kiai M Shaleh serta Sayid Muhammad al-Maliki

Maulid dan haul ini menjadi kesempatan membangun kolaborasi dengan para ulama

Ilustrasi masyarakat merayakan maulid nabi dan haul ulama.
Foto: Dok. Web
Ilustrasi masyarakat merayakan maulid nabi dan haul ulama.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik mengajak para ulama di daerah itu untuk berkolaborasi meningkatkan kualitas umat.

"Kami mengajak para ulama untuk berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas umat," kata Akmal Malik, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Firdaus Syekh KH Muhammad Shaleh, di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu juga dirangkaikan haul KH Muhammad Saleh dan Sayyid Muhammad Alawi Almaliki yang juga dihadiri sejumlah pimpinan OPD Pemprov, pimpinan Forkopimda di Kabupaten Polewali Mandar serta ribuan jamaah.

Acara tersebut, menurut Akmal Malik, menjadi kesempatan membangun kolaborasi dengan para ulama yang ada di Sulbar dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul di daerah.

"Acara ini menjadi sebuah tempat untuk berkomunikasi, betapa pentingnya kolaborasi antara ulama dan umat. Peningkatan kualitas umat ingin kita dorong. Semoga acara ini diberikan berkah dan menjadi amal bagi kita semua," terang Akmal Malik.

Pemerintah daerah lanjut Akmal Malik, akan mendukung agar syiar yang dijalankan para ulama dapat berjalan dengan lancar. Salah satu fokus yang saat ini menjadi masalah di Sulbar adalah pernikahan usia dini dan stunting, termasuk kemiskinan.

Sehingga, lanjutnya, dengan kolaborasi para ulama diharapkan dapat menghadirkan generasi muda yang berkualitas.

"Kita bersama-sama meningkatkan derajat umat. Inilah saya lakukan berkolaborasi dengan para ulama agar generasi yang hadir mendapat pengetahuan yang bagus. Kita coba dorong spirit, semangat, membuat Sulbar lebih baik di masa yang akan datang," ujar Akmal Malik.

Pada kesempatan itu, Akmal Malik juga menyosialisasikan program Data Desa Presisi (DDP) yang sudah sampai pada tahap pertama di Sulbar.

Melalui DDP, tambah Akmal Malik, diharapkan dapat memetakan kebutuhan dan permasalahan di setiap rumah.

"Termasuk program food estate sebagai upaya mewujudkan merdeka pangan dan ingin menjadikan daerah ini sebagai pemasok pangan bagi daerah lain," ujar Akmal Malik..

Pada acara tersebut, Akmal Malik juga menyerahkan bantuan untuk mendukung jalannya proses pendidikan di pondok pesantren di Sulbar.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement