Senin 21 Feb 2022 18:15 WIB

Kegiatan Literasi Keagamaan Masjid Agung Al Azhar Terus Dilakukan

Selama pandemi kegiatan banyak digelar secara virtual.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah
Suasana Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Masjid Agung Al Azhar meniadakan sholat Jumat pada tanggal 9 dan 16 Juli 2021. Kegiatan Literasi Keagamaan Masjid Agung Al Azhar Terus Dilakukan
Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Suasana Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Masjid Agung Al Azhar meniadakan sholat Jumat pada tanggal 9 dan 16 Juli 2021. Kegiatan Literasi Keagamaan Masjid Agung Al Azhar Terus Dilakukan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Takmir Masjid Agung Al Azhar Jakarta K.H. Shobahussurur Syamsi mengatakan kegiatan literasi keagamaan di Masjid Agung Al-Azhar terus berjalan hingga saat ini.

"Sebagaimana lazimnya misi dari masjid-masjid menjadi upaya pencerahan, termasuk di dalamnya pemahaman keagamaan jamaah, sejak dulu Masjid Agung Al Azhar ke arah sana dan pemahaman keagamaan moderat, rahmatan lil alamin dengan banyak kegiatan," kata Ketua Pengurus Takmir yang akrab disapa Ustadz Shabah ini, Senin (21/2/2022).

Baca Juga

Ustadz Shabah mengatakan, selama pandemi kegiatan banyak digelar secara virtual. Sebelum adanya Covid-19, hampir setiap hari ada kegiatan majelis taklim, baik untuk remaja maupun masyarakat umum.

"Kajian-kajian keagamaan kepada umat Islam untuk pemahaman keagamaan. Literasi keagamaan memang agenda kegiatan kami dalam hal dakwah," katanya.

Ustadz Shabah mengatakan kegiatan-kegiatan sosial juga menjadi ajang literasi dari  Masjid Agung Al-Azhar. Kegiatan infak, zakat dan wakaf turut membangun narasi literasi keagamaan. 

"Secara tidak langsung, sebelum disantuni diberikan pemahaman. Ujungnya ke arah sana, agar memiliki pemahaman keagamaan. Jangan sampai karena mereka terhimpit ekonomi mereka menjadi meninggalkan Islam, murtad, jangan sampai," kata Ustadz Shabah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement