Kamis 02 Sep 2021 12:00 WIB

Ciptakan Perdamaian dengan Lima Hal Kecil

Perdamaian bisa dimulai dengan lima hal kecil.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Ciptakan Perdamaian dengan Lima Hal Kecil. Foto: Perdamaian (ilustrasi).
Foto: cotwguides.com
Ciptakan Perdamaian dengan Lima Hal Kecil. Foto: Perdamaian (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Islam disebut sebagai agama perdamaian karena banyaknya anjuran dan perintah tentang perdamaian yang terkandung dalam Alquran maupun hadits. Menciptakan kedamaian tidak perlu dengan tindakan besar, namun bisa dimulai dengan hal kecil di lingkungan terdekat, seperti keluarga, tetangga, atau orang-orang sekitar anda.

Hal kecil ini dapat dimulai dengan mengucapkan salam, Assalamualaikum. Akan lebih baik lagi jika sapaan itu direspon dengan salam yang diharapkan. Pembiasaan mengucapkan salam ini dapat dimulai di tempat kerja, di jalan, atau saat berbelanja di pusat perbelanjaan, karena tanpa disadari kebiasaan kecil ini dapat membawa pengaruh baik yang tak terduga.

Baca Juga

Selain mengucapkan salam, pembiasaan lain yang dapat dilakukan adalah memulai segala sesuatu dengan dasar niat yang baik dan tulus, tidak mementingkan diri sendiri dan tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Pembiasaan ini akan membantu anda untuk menjadi pribadi yang berkepedulian tinggi terhadap orang lain. Tanamkan pula kepedulian ini pada anak-anak agar senantiasa berbuat baik dan membantu tanpa pamrih.

Pemberian arahan dan nasihat kepada anak, juga termasuk perbuatan kecil yang dapat melahirkan dampak yang besar. Penanaman pentingnya perdamaian kepada anak-anak sejak dini dapat memberikan fondasi Islami yang kokoh pada anak, dan dapat disempurnakan dengan melibatkan mereka dalam kegiatan yang dapat membangkitkan kepedulian dan pemahaman mereka tentang perdamaian.

Berkumpul dan bersilahturahmi dengan keluarga besar juga dapat menjadi ajang untuk menguatkan perdamaian intra keluarga. Kegiatan kecil seperti mengobrol, makan bersama, dan sholat berjamaah, dapat membantu mengembangkan pemahaman yang lebih baik antara satu sama lain. Meluangkan waktu untuk dapat berkumpul bersama keluarga inti juga dapat membangkitkan rasa memiliki, keamanan, stabilitas, dan kedamaian, karena ikatan keluarga yang kuat adalah dasar dari masyarakat yang sehat dan aman.

Bukan hanya menguatkan ikatan dengan keluarga inti maupun keluarga besar, mempererat hubungan dengan tetangga juga penting. Islam secara khusus memberikan status istimewa kepada tetangga, terlepas dari agama, suku dan rasnya. Menjaga perdamaian dengan tetangga sangat penting, melalui hal kecil seperti sapaan, menawarkan bantuan saat dibutuhkan, dan berbagi. Karena tanpa disadari tetangga lah yang kemungkinan  akan menjadi orang pertama yang menolong keluarga kita di kala sulit.

Sumber:

https://aboutislam.net/family-life/your-society/5-ways-to-propel-peace/

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement